Berapa Kebutuhan Kalori Anda? Begini Menghitungnya

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi diet. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta -Kebutuhan kalori setiap orang berbeda. Hal ini tergantung dari jenis kelamin, usia, aktivitas dan berat badan. Bagaimana menghitungnya?

Sederhananya, gunakan patokan BMR (basal metabolic rate), yaitu  jumlah kalori dasar yang dibutuhkan manusia untuk hidup tanpa melakukan aktifitas apapun. Kebutuhan basal ini menurut ahli gizi Rita Ramayulis berbeda antara pria dan wanita. 

"Ini karena adanya perbedaan postur tubuh antara pria dan wanita. Kebutuhan kalori basal pada wanita, 25 kkal dikalikan dengan berat badan normal. Sedangkan pada pria, sebanyak 30 kkal yang dikalikan dengan berat badan normal," ujarnya.. Hal ini berlaku untuk perempuan yang mempunyai tinggi di atas 150 centimeter dan laki-laki di atas 155 centimeter.

Selanjutnya, jumlah kebutuhan kalori juga harus memperhitungkan usia.  Ada faktor koreksi untuk usia 40-69 tahun dikurangi 5 persen, 60-69 tahun koreksi umur 10 persen dan di atas 70 tahun koreksi umur 20 persen. Begitu juga dengan aktivitas fisik. Yaitu aktivitas harian ringan ditambahkan 10-20 persen, aktivitas sedang 20-30 persen dan aktivitas berat ditambahkan 40-50 persen.  Nah, jika masing-masing sudah diketahui angkanya, masukkan ke dalam rumus ini :

Kebutuhan kalori total = BMR + aktivitas fisik - faktor koreksi umur

Sebagai ilustrasi perempuan berusia 42 tahun, tinggi badan 154 centimeter, berat badan 58 kilogram, pekerjaan pegawai dan ibu rumah tangga. Cara menghitung kebutuhan kalorinya karena sudah berusia di atas 40 tahun maka menghitung berat badan normal yaitu tinggi badan - 100.

Berat badan normal = 154 - 100 = 54 kilogram.
BMR = 25 kkal X 54 kilogram = 1.350 kkal
Penambahan untuk aktivitas 20 persen = 270 kkal
Jadi kebutuhan asupan kalori per hari 1.620 kkal

Nah, ayo hitung berapa kebutuhan kalori harian Anda. Jika konsumsi berlebih maka bakar kalori dengan aktivitas fisik seperti olahraga. Rita menyarankan kebutuhan kalori harian ini sebaiknya dibagi dalam 5 kali makan. 3 makan berat (sarapan, makan siang dan makan malam) serta 2 kali makan selingan.

DINA ANDRIANI


Baca juga :
Mudik Lebaran Bersama Anak, Perhatikan Gejala Heatstroke
Dehidrasi Saat Mengemudi, Kondisinya Sama Buruknya dengan Mabuk
Wajah Donald Trump Bikin Geger, Ada di Baju Renang

 






5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

12 jam lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

19 jam lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

1 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

3 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

3 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

3 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

4 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

5 hari lalu

3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.


Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

6 hari lalu

Inilah 5 Manfaat Teh Matcha bagi Kesehatan

Teh matcha, yang memiliki kandungan kafein dan antioksidan lebih banyak daripada teh hijau, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja?


DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

7 hari lalu

DKI Jakarta Janji Turunkan 41 Persen Partikel Polusi Udara Berbahaya buat Kesehatan

DKI Jakarta menargetkan penurunan 41 persen polutan berbahaya PM2,5 pada 2030 melalui tiga strategi dan 75 rencana aksi pengendalian pencemaran udara.