Mengobati Jerawat Sendiri? Begini Saran Ahli

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mengoles obat jerawat. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita mengoles obat jerawat. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Mengobati jerawat tanpa resep khusus dari dokter tidaklah mudah. Meski sudah mencoba bertahun-tahun untuk menemukan obat jerawat terbaik yang dijual bebas, sudah merasa ada kemajuan, tapi jerawat lebih yang dahsyat muncul lagi. 

    Hal ini membuat kamu harus berkonsultasi dengan dokter kulit lagi. Tapi jika kamu bertekad mengobati jerawat sendiri, ada bahan ampuh yang berkhasiat untuk jerawat dan dijual bebas tanpa resep, yaitu retinoid. 

    Retinoid termasuk golongan obat yang mengandung adapalen. Para ahli juga telah mengklaim bahwa obat ini dapat membersihkan jerawat ringan sampai sedang. Namun baru belakangan ini kamu bisa membelinya tanpa resep dokter. "Retinoid membantu jerawat dengan membuat pori-pori" kurang lengket "sehingga mereka tidak dapat menyumbat dan menyebabkan jerawat,” ujar dermatologist Elizabeth Tanzi, seperti dikutip dari Bustle.

    Lebih lanjut Elizabeth Tanzi mengatakan pengelupasan kimiawi lembut yang diberikan retinoid dapat mengurangi sel kulit mati dan membersihkan kotoran, Jadi, tidak seperti banyak perawatan yang dijual bebas, retinoid sebenarnya adalah pencegahannya.

    ADVERTISEMENT

    Elizabeth Tanzi juga menyarankan untuk mulai menggunakan retinoid atau adapelene ketika mengalami iritasi serius. "Mulailah menggunakan adapalene setiap malam selama 1-2 minggu, lalu maju ke setiap malam jika dapat ditoleransi oleh kulit," ujarnya. 

    Setelah kulit mulai bisa menerima retinonid, disarankan untuk menggunakan produk yang mengandung asam salisilat atau benzoyl peroksida di pagi hari. Dengan tambahan bahan tersebut dapat memaksimalkan pengobatan jerawat, asalkan kulit tidak menjadi terlalu kering.

    Kelemahan dari retinoid adalah hasil pengobatan tidak dapat langsung terlihat dalam semalam. Sebenarnya kebanyakan orang merasakan kulit menjadi lebih kering, iritasi bahkan berjerawat di minggu-minggu pertama. Saran terakhir Elizabeth Tanzi kepada siapa pun yang tertarik untuk mengobati jerawat mereka dengan adapalen adalah tentang persistensi. "Jangan menyerah pada tanda pertama iritasi, butuh sekitar empat minggu untuk melihat perbaikan pada kulit. Jika jerawat Anda tidak mulai menghilang pada saat itu, sebaiknya periksakan kepada dokter kulit,” ujarnya.

    Saat mulai menggunakan retinoid bisa berarti membuat perubahan pada rutinitas perawatan kulit kamu saat ini, terutama jika menggunakan produk lain yang ditujukan untuk mengobati jerawat. Hal ini karena retinoid dapat membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi dan kemerahan. Kamu akan membutuhkan pembersih yang lembut dan pelembap yang baik untuk kulit berjerawat, dan tabir surya.

    NIA PRATIWI

    baca juga :
    Tetap Cantik Saat Mudik? Jangan Lupa Tabir Surya
    Lebaran Mesti Ada Kue Nastar, Ketahui Asal-Usulnya
    Lebaran, Ada Seleb Penggila Nastar dan Pakai Baju Seragam



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?