Mudik Lebaran Bersama Anak, Perhatikan Gejala Heatstroke

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik. Shutterstock

    Ilustrasi mudik. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta – Bagi para orang tua yang mudik Lebaran dengan mengajak bayi dan anak-anak, harus selalu memperhatikan kondisi si kecil.

    Baca: Ini Tips Mudik Nyaman dan Ramah Anak versi KPAI

    Cuaca panas selama perjalanan mudik Lebaran, terlebih jika temperatur di luar ruangan di atas 30 derajat celsius bisa berdampak buruk kepada bayi dan anak-anak. Mereka bisa mengalami serangan panas atau heatstroke, penyakit akibat udara panas.

    Baca juga: Mudik Lebaran, Bawa 5 Camilan Enak dan Bikin Kenyang

    ADVERTISEMENT

    Salah satu kondisi yang paling umum terjadi ketika anak-anak merasa terlalu panas adalah kelelahan. Bila gejalanya tidak dilihat dan ditangani sejak awal, dapat menjadi heatstroke.

    Artikel terkait: Mudik Lebaran, Tidur Selama Perjalanan Picu Diabetes

    Untuk memastikan apakah anak-anak mengalami heatstroke, perhatikan gejalanya seperti dikutip dari Hello berikut ini:

    1. Lelah dan lemah
    2. Pusing dan tidak sadarkan diri
    3. Kulit terasa panas, merah, dan kering
    4. Sakit kepala dan rewel
    5. Kram otot
    6. Muntah
    7. Berkeringat deras
    8. Selalu haus
    9. Denyut nadi cepat
    10. Jarang buang air kecil dan urine berwarna lebih gelap

    Bila Anda melihat gejala-gejala tersebut pada anak, hal-hal yang bisa dilakukan adalah:

    - Baringkan anak di tempat sejuk, seperti ruangan berpendingin atau tempat yang teduh.
    - Buka baju pelapis, seperti sweater atau jaket
    - Tenangkan anak
    - Buat kulit mereka sejuk, misalnya dengan busa atau kain flanel basah
    - Kipas kulit saat masih basah. Cara ini akan membuat air menguap dan kulit menjadi sejuk
    - Beri anak cukup minum. Bisa air putih, susu, atau air susu ibu

    Rasa tidak nyaman karena panas juga bisa dicegah dengan cara-cara berikut:
    1. Jangan biarkan anak berada di bawah sinar matahari pada jam-jam yang sedang panas-panasnya.
    2. Cobalah untuk selalu menempatkan mereka di area teduh, pakaikan tabir surya, juga topi
    3. Kenakan anak pakaian katun yang ringan dan longgar
    4. Bila berada di dalam mobil, pastikan anak berada di sisi yang teduh dan jangan tinggalkan sendirian di tempat parkir karena temperatur di dalam mobil naik lebih cepat daripada di luar.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    Inside Out, Mengenal Transisi Emosi Anak dari Film
    Andien Ajak Putranya BLW, Lucu dan Menggemaskan
    Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Beri Kenangan Karya buat Rafathar


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Warga Tak Punya NIK Bisa Divaksinasi, Simak Caranya

    Demi mencapai target tinggi untuk vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan memutuskan warga yang tak punya NIK tetap dapat divaksin. Ini caranya...