Trik Mengatasi Hidangan Berlimpah Saat Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makanan Indonesia. shutterstock.com

    Ilustrasi makanan Indonesia. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kurang dari satu minggu umat Islam akan merayakan Hari Raya Idulfitri setelah satu bulan berpuasa.

    Momen satu tahun sekali itu juga menjadi ajang silaturahmi antar tetangga maupun sanak saudara. Para ibu di lingkungan tempat tinggal biasanya saling berkirim masakan menu Lebaran. Bisa dibayangkan makanan yang ada di rumah menjadi berlimpah ruah.

    Tidak hanya segala macam kue dan kudapan, tetapi juga makanan berat khas Lebaran seperti rendang, opor ayam ataupun sambal goreng kentang juga disiapkan untuk disantap bersama keluarga besar saat Lebaran tiba. (Baca : Aturan Pakai Micellar Water dalam Sehari)

    Belum lagi jika mendapat buah tangan dari sanak saudara yang berkunjung ke rumah. Tak jarang lemari es menjadi satu-satunya tempat untuk menyimpan dan "menyelamatkan" makanan tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Anda dapat menyiasati makanan berlimpah saat Lebaran dengan menggunakan lemari es yang memiliki fitur sebagai berikut.

    1. Wide storage
    Dengan makanan yang berlimpah ruah Anda membutuhkan tempat penyimpanan yang besar atau lebar tanpa sekat pemisah yang memudahkan Anda untuk memasukan makanan ke dalam lemari es.

    2. Frex Room
    Teknologi Frex Room menjadi pertimbangan penting dalam lemari es. Pasalnya, teknologi tersebut memungkinkan ruang di lemari es memiliki temperatur dengan pengaturan suhu berdasarkan jenis bahan makanan yang disimpan untuk menjaga kesegaran dan kualitas bahan makanan.(Baca :4 Cara Membersihkan Gel Cat Kuku yang Bandel)

    3. Plasmacluster Ion
    Jangan dikira di dalam kulkas kuman ikut membeku. Justru di kulkas, beberapa jenis bakteri tumbuh subur. Peneliti asal Inggris Paul McDonnell menyebut sejumlah bakteri mematikan juga tahan dengan suhu kulkas.

    Namun McDonnell menyatakan kulkas tetap penting untuk menjaga makanan tetap aman dikonsumsi dan meminimalkan kemungkinan bakteri dan pertumbuhan jamur yang bisa menyebabkan masalah besar.

    Teknologi plasmacluster Ion sangat dibutuhkan karena teknologi tersebut dapat menonaktifkan 99 persen virus, bakteri dan jamur untuk menjaga makanan tetap segar alami, bebas kontaminan dan bersih.(baca :Salah Kaprah, Ada Makanan Diet yang Berpotensi Merusak Otak)

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...