4 Tanda Hubungan Cinta yang Baru Bukan Pelarian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan CLBK bermesraan. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan CLBK bermesraan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kamu sudah putus dari si dia dan sedang memulai hubungan dengan pria lain. Tapi di satu sisi, kamu masih ragu apakah bisa menjalin hubungan ini dan benar-benar terlepas dari sang mantan.

    Untuk mengecek apakah kamu sedang melakukan pelarian atau benar-benar siap membangun hubungan baru, perhatian empat tanda berikut ini:

    1. Mulai memperhatikan orang lain
    Kamu mulai mengamati orang-orang di sekitar dan tak lagi terpaku pada sang mantan. Memberikan perhatian kepada calon kekasih baru menjadi kegiatan yang menyenangkan tanpa terbersit, apalagi membandingkannya dengan sang mantan.

    2. Tak lagi memikirkan mantan
    Setelah perpisahan yang buruk, kamu mungkin akan sang mantan lebih sering daripada yang kamu sadari. Tapi pada satu ketika, kamu sadar kalau sudah tak memikirkan si mantan lagi selama beberapa hari.

    3. Berhenti menangis
    Kamu tak lagi marah dan merasa dunia runtuh. Kamu mulai melakukan berbagai aktivitas seperti, olahraga, bekerja dengan baik, penuh senyum, seolah tak pernah terjadi apa-apa.

    4. Tak ingin tahu tentang sang mantan
    Dulu kamu sengaja mencari tahu sedang apa si mantan melalui akun media sosial atau teman-temannya. Kamu penasaran apakah dia sudah menjalin hubungan baru atau masih jomblo? Tapi sekarang, kamu bahkan tak ingat lagi seperti apa wajahnya dan tak ingin tahu apa yang dialaminya.

    Jika empat gejala ini sudah dirasakan, tandanya kamu sudah siap menjalin hubungan yang baru.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Cara Ayah Beyonce Menyambut Cucu Kembarnya
    Lebaran, Krisdayanti Open House dengan 6 Menu Spesial
    Psikolog: Jangan Sembarang Saling Pandang, Bentrok Akibatnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.