15 Ciri Psikopat di Tempat Kerja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan posesif/psikopat. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan posesif/psikopat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta -Anda mungkin pernah memanggil tetangga dengan kata "psiko" karena tingkah laku mereka yang kasar atau memberi label "psikopat" untuk karakter jahat di film-film populer.

    Seseorang yang menjengkelkan atau perundung belum tentu seorang psikopat, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi sehingga ia dapat dikategorikan mengidap kelainan jiwa itu, demikian seperti dijelaskan oleh Hare Psychopathy Checklist. (Baca :6 Gejala Harus Pindah Kerja Meski Karir Masih Bagus)

    Lalu bagaimana cara mengenali seorang psikopat di sekitar kita, terutama di lingkungan kerja?Meski hanya seorang profesional yang dapat mendiagnosa psikopati, bos dan rekan kerja dapat menunjukkan sejumlah tanda seorang psikopat di tempat kerja.

    Berikut 15 tanda tersebut seperti dilansir dari laman Independent.

    ADVERTISEMENT

    1. Mereka memiliki motif dan niat sadis
    "Saya pikir tanda yang paling terkenal adalah sifat sadis mereka," kata Andrew Faas, mantan eksekutif senior dua organisasi ritel terbesar di Kanada dan penulis "The Bully's Trap" kepada Business Insider.

    Seorang psikopat memotivasi orang lain melalui rasa takut, dan bukannya rasa hormat, katanya, dan mereka berniat untuk menghancurkan daripada membetulkan.

    Karakteristik inilah yang membedakan psikopat dari atasan atau rekan kerja yang hanya "tegas," kata dia.

    "Saya telah memimpin dan mengelola tenaga kerja dalam jumlah beribu-ribu, dan saya selalu menjadi pemimpin yang sangat menuntut, tapi saya memotivasi melalui rasa hormat karena saya ingin orang memperbaiki diri," kata Faas.

    2. Mereka pandai berbicara dan menebarkan pesona yang palsu
    Psikopat ahli dalam menampilkan diri mereka dengan baik. Mereka adalah pembicara hebat yang dapat dengan mudah menaburkan chit-chat dengan tanggapan cerdas dan cerita "tidak mungkin tapi meyakinkan" yang membuat mereka terlihat baik, tulis psikolog Robert Hare, kreator "Hare Psychopathy Checklist," dalam sebuah posting di Psychology Today.

    Dihadapkan dengan pesona seperti itu, Anda mungkin percaya bahwa psikopat itu orang yang menyenangkan, bahkan hingga akhir percakapan.

    3. Menganggap diri mereka penting
    Psikopat melihat diri mereka sebagai pusat alam semesta, tulis Hare di Psychology Today. Mereka berpikir mereka sangat penting sehingga mereka percaya bahwa orang lain hanyala alat yang bisa digunakan.

    4. Mereka percaya diri
    Banyak orang bermasalah dengan kepercayaan diri mereka. Psikopat, di sisi lain, dapat diidentifikasi dengan kepercayaan diri mereka yang terlalu tinggi, menurut Dr. William Hirstein dalam Psychology Today.

    Hati-hatilah rekan kerja yang selalu membicarakan betapa hebatnya mereka.

    5. Mereka pembohong hebat
    Begitu psikopat mulai berbohong, mereka tidak bisa  dan tidak mau  berhenti.

    Tidak seperti orang normal, psikopat tidak peduli jika kebohongan mereka diketahui karena mereka bisa berbohong lagi untuk menutupinya, katanya.

    6. Mereka berpikir aturan tidak berlaku untuk mereka
    Sama seperti narsis, mereka begitu egois dan dingin sehingga mereka percaya mereka bisa lolos dengan perilaku buruk, tulis Amy Morin, seorang pekerja sosial dan psikoterapis berlisensi klinis, pada Psychology Today.

    Selanjutnya: Bagaimana gaya hidup psikopat di tempat kerja?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.