Cara Sheryl Sandberg Melalui Suasana Duka Bersama Si Kecil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sheryl Sandberg bersama anaknya. penelopetrunk.com

    Sheryl Sandberg bersama anaknya. penelopetrunk.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Dunia bisnis digital tak asing dengan nama Sheryl Sandberg, chief operating officer of Facebook sejak 2008. Ia adalah wanita yang cukup tangguh dan perkasa di bisnis digital. Namun siapa sangka kematian Dave suaminya yang mendadak, membuatnya terpukul pada tahun 2015. Ia bahkan menjalani konsultasi kepada psikolog Wharton,Adam Grant, untuk membesarkan anak-anaknya agar tegar.

    Dalam buku terbarunya, Option B terdapat 6 tip membesarkan anak tegar menjalani kesedihan:

    Ingatkan ini takdir bukan kesalahan mereka
    Saat kejadian buruk terjadi, mudah bagi anak-anak untuk meyalahkan diri mereka sendiri. Tak hanya anak, bagi orang dewasa kerap kita temui hal seperti ini. Seperti yang dialami Sheryl, ia menyalahkan dirinya sendiri atas kematian suami dan berharap bisa menghubunginya lebih cepat agar dapat menyelamatkannya. Anak-anak pun dapat melakukan hal yang sama. Jangan menyalahkan diri sendiri.

    Aktif menjalani rutinitas harian
    Semakin cepat anak-anak dapat menjalani kehidupan dengan normal akan semakin baik. Dalam bukunya Sheryl melibatkan diri dalam kegiatan sehari-hari tidak menghilangkan kesedihan, tapi ini membantu orang merasa lebih menyukai diri mereka sendiri. "Saat menjalani rutinitasnya di Facebook, saya banyak berdiskusi sehingga ia dapat melupakan kesedihan,”ujar Sheryl.

    ADVERTISEMENT

    Selalu bersyukur
    Setiap hari sheryl bersama anak-anaknya bersyukur akan kehidupan yang mereka jalani. Diperlukan kesabaran dalam mengatasi kesedihan.

    Ungkapkan perasaan
    Mengungkapkan perasaan tidak hanya saat berbahagia saja. Dengan bimbingan Adam, Sheryl dalam bukunya menceritakan bagaimana ia bersandar pada suami.Pada dasarnya, bahwa harus berjuang mengalahkan diri sendiri dari rasa sedih atau cemas karena membuat kita tidak cepat bergerak saat kejadian yang buruk menimpa kita. Sheryl juga mengingatkan anak-anaknya tentang hal ini. Dia bahkan membuat daftar "peraturan keluarga" dengan peraturan nomor satu: Hormati perasaan Anda.Tujuannya adalah untuk mengajari mereka. "Kesedihan mungkin akan terjadi pada mereka pada saat-saat yang tidak menyenangkan, seperti di sekolah, dan ketika hal itu terjadi, mereka bisa istirahat sebentar,"ujar Sheryl.

    Ungkapan kasih sayang
    Saat merasa sedih tak mudah mengungkapkan rasa kasih sayang. Ungkapan kasih sayang dapat mengingatkan bahwa Anda menyayangi mereka. Hal ini dapat mencegah mereka menjauh saat menjalani masa yang sulit.

    Jangan abaikan masa lalu
    Salah satu ketakutan terbesar Sheryl adalah anak-anaknya melupakan ayah mereka,Dave. Maka ia meminta teman dan koleganya merekam video untuk berbagi kenangan tentang dia. Sheryl juga meminta anak-anaknya merekam kenangan mereka juga dan mendorong mereka untuk berdiskusi secara terbuka di rumah. Menurut Sheryl, kenangan akan masa lalu dapat membuat kita lebih baik dan menjadi lebih kuat. Mengungkapkan kenangan dapat membantu mereka terhubung dengan sesuatu yang besar dari diri mereka sendiri.

    DINA NADRIANI

    Baca juga :
    6 Gejala Harus Pindah Kerja Meski Karir Masih Bagus
    Mudik Lebaran Pakai Mobil Pribadi, Cek Daftar Persiapan Sopir
    Baju Lebaran, Tips Pilih Kaftan Sesuai Bentuk Tubuh


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?