Mudik Lebaran Pakai Mobil Pribadi, Cek Daftar Persiapan Sopir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mudik. Shutterstock

    Ilustrasi mudik. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Bagi Anda yang hendak mudik Lebaran ini, persiapkan fisik untuk menempuh perjalanan jauh. Kondisi tubuh yang terus dipompa, dari menyelesaikan pekerjaan secepatnya sampai harus menyetir, membuat lelah dan mengakibatkan munculnya rasa kantuk di jalan. Padahal Anda harus mempersiapkan diri untuk kondisi yang tak menentu, semisal macet, cuaca buruk, dan ban kempis.

    Karena itu, stamina prima wajib dimiliki para pengendara, dan kantuk adalah musuh utamanya, selain lelah, pegal, dan bosan. Tanda-tanda tubuh sudah lelah dan mengantuk adalah menguap berulang kali, pikiran melayang, dan pandangan kian sulit fokus pada kondisi jalan di depan. Baca: Cek Kondisi Mobil Sebelum Mudik, Jangan Sampai Fatal Akibatnya

    Berbagai saran dari petugas kepolisian, ahli kesehatan, sampai pakar otomotif menjadi sumber terpercaya bagaimana Anda harus menjaga stamina dan berkendara dengan aman selama menempuh perjalanan jauh. Baca juga: Tip Mudik Aman dan Nyaman Bersama Anak

    Mengutip laman drive-safely.net dan saga.co.uk, berikut ini beberapa anjuran yang sebaiknya dilakukan sebelum mudik dengan mobil, terutama buat pengemudi:

    1. Tidur cukup, paling sedikit tujuh jam sebelum berangkat mudik.

    2. Hindari mengkonsumsi obat-obatan yang bisa menyebabkan kantuk.

    3. Bergantian mengemudi. Upayakan pergantian pengemudi dilakukan sebelum orang yang memegang setir mengantuk.

    4. Hindari makan berat dalam perjalanan karena akan memicu kantuk.

    5. Terus pantau catatan berapa jauh telah mengemudi. Beristirahatlah setelah sekitar 120 kilometer tanpa kemacetan atau setiap dua jam. Keluar dari mobil, luruskan kaki dan regangkan tubuh bagian atas. Bila perlu, lakukan pergantian pengemudi.

    6. Mengemudilah saat kondisi benar-benar terjaga, sehingga tubuh dalam kewaspadaan penuh.

    7. Dengarkan musik kesukaan dengan suara sedang.

    8. Jangan mengemudi terlalu cepat atau terlalu lambat.

    9. Apa pun cuaca di luar, panas atau dingin, sekali-kali bukalah jendela agar ada pertukaran udara di dalam mobil.

    10. Bila terjadi kecelakaan, pastikan para penumpang baik-baik saja, lalu hubungi polisi.

    Hal-hal lain yang harus diperhatikan adalah:

    - Mobil dalam kondisi prima serta telah menjalani servis rutin. Periksa oli, bahan bakar, air radiator dalam jumlah cukup, semua lampu menyala, ban dalam kondisi baik dengan tekanan yang cukup.

    - Siapkan perlengkapan darurat, seperti pompa ban, pengukur tekanan ban, bohlam lampu dan bahan bakar cadangan, air radiator. Bawa juga kotak P3K, air minum dan makanan yang cukup, terutama untuk menghadapi kemacetan.

    PIPIT

    Berita lainnya:

    Lebaran: Menteri Rini Lebih Memilih Tak Mudik, Alasannya?

    MUDIK 2017: Hindari Macet, Pemerintah Imbau Mudik Sebelum 23 Juni


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.