Sekolah Seharian atau Tidak, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi anak belajar. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerhati pendidikan, Indra Charismiadji, mengatakan, penerapan sekolah seharian atau delapan jam yang tertuang dalam Program Penguatan Karakter (PPK) tidak cocok diterapkan di seluruh daerah.

"Hanya cocok untuk perkotaan, yang orang tua mereka bekerja delapan jam sehari," ujar dia, di Jakarta, Selasa.

Baca juga : Asap Rokok Mengancam Kemampuan Pendengaran Balita

Pada pelaksanaan PPK itu, siswa belajar selama delapan jam di sekolah. Sedangkan sekolahnya berlangsung selama lima hari dalam sepekan.

Sementara untuk di pedesaan, program penguatan karakter yang lebih tepat yakni berbasis kearifan lokal seperti pertanian, peternakan dan kelautan.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia, Unifah Rasyidi, mengatakan, sekolah lima hari harus dipersiapkan secara matang.

"Kalau tanpa persiapan yang matang, akan menimbulkan reaksi yang beragam dan cenderung tidak positif," kata dia.

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah membentuk tim khusus untuk mendialogkan secara serius kebijakan ini dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak yg relevan.

Pemerintah perlu menyiapkan panduan, selanjutnya implementasinya serahkan kepada pemerintah daerah karena mereka yang paling tahu, paling mengerti, dan paling memahami kondisi daerah masing-masing.

"Kementerian Pendidikan juga perlu mengajak dialog secara khusus dengan penyelenggara sekolah berbasis agama telah menyelenggarakan pendidikan pada siang hari selepas sekolah umum," kata dia.

ANTARA






Top 3 Tekno Berita Kemarin: Bimbel Kritik Nadiem, Rusia Kehabisan Drone

12 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Bimbel Kritik Nadiem, Rusia Kehabisan Drone

Selain bimbel kritik Menteri Nadiem dan Rusia kehabisan drone dalam perang di Ukraina hingga harus beli ke Iran, ada pula informasi cuaca dari BMKG.


Tes Skolastik Masuk PTN Fokus Penalaran, Ini 7 Cara Perkuat Nalar Anak

13 hari lalu

Tes Skolastik Masuk PTN Fokus Penalaran, Ini 7 Cara Perkuat Nalar Anak

Bermain musik dan bernyanyi menjadi salah satu cara untuk menguatkan nalar anak.


SMA M.H. Thamrin Hilang dari Daftar 1.000 Sekolah Terbaik Versi LTMPT, Mengapa?

14 hari lalu

SMA M.H. Thamrin Hilang dari Daftar 1.000 Sekolah Terbaik Versi LTMPT, Mengapa?

SMA Unggulan MH Thamrinsempat berada di posisi 1 pada 2020 dan urutan ke-2 pada 2021 dalam daftar 1.000 sekolah terbaik versi LTMPT. Kenapa terpental?


Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN, Rektor Unair: Lintas Jurusan Perlu Ditinjau Ulang

16 hari lalu

Nadiem Ubah Aturan Masuk PTN, Rektor Unair: Lintas Jurusan Perlu Ditinjau Ulang

Respons Rektor Unair terkait perubahan aturan masuk PTN 2023. Apa saja yang disoroti?


LTMPT Tak Lagi Urus Tes Seleksi Masuk PTN 2023, Apa Penggantinya?

16 hari lalu

LTMPT Tak Lagi Urus Tes Seleksi Masuk PTN 2023, Apa Penggantinya?

LTMPT tak lagi berwenang mengurus tes seleksi masuk PTN. Kementerian Pendidikan menggantinya dengan badan baru. Apa itu?


Nadiem Ubah Teknis Masuk PTN, LTMPT Tak Lagi Berwenang Menyelenggarakan Tes

17 hari lalu

Nadiem Ubah Teknis Masuk PTN, LTMPT Tak Lagi Berwenang Menyelenggarakan Tes

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang sebelumnya menangani seleksi kini tak lagi berwenang menyelenggarakan seleksi masuk PTN.


Respons Sejumlah Kampus Soal Nadiem yang Mengubah Aturan Main Seleksi Masuk PTN

19 hari lalu

Respons Sejumlah Kampus Soal Nadiem yang Mengubah Aturan Main Seleksi Masuk PTN

Sejumlah kampus memberikan respons terkait perubahan aturan main masuk PTN oleh Menteri Pendidikan Nadiem. Simak di sini.


Tes Mapel Dihapus di SBMPTN, Nadiem Bocorkan Contoh Soal Tes Skolastik

19 hari lalu

Tes Mapel Dihapus di SBMPTN, Nadiem Bocorkan Contoh Soal Tes Skolastik

Di SBMPTN mendatang hanya ada tes skolastik, tes yang mengukur kemampuan kognitif yang mencakup penalaran umum dan kemampuan pemahaman.


Tes Mata Pelajaran Dihapus, Apa itu UTBK dan SBMPTN?

20 hari lalu

Tes Mata Pelajaran Dihapus, Apa itu UTBK dan SBMPTN?

Tes mata pelajaran SBMPTN dihapus


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Kabar Gembira dari Nadiem, Roket HIMARS dan Klaim Rusia

20 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Kabar Gembira dari Nadiem, Roket HIMARS dan Klaim Rusia

Menteri Nadiem mengatakan akan mengubah sistem seleksi untuk masuk perguruan tinggi. Dia berharap memberi kabar gembira untuk siswa maupun guru.