Resep Kue dari Buah Tin untuk Buka Puasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kue buah tin. boldsky.com

    Kue buah tin. boldsky.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu hidangan populer saat berbuka puasa ala India adalah anjeer barfi atau kue yang terbuat dari aneka buah kering. Buah yang menjadi bahan utama kudapan ini adalah kurma, buah ara atau tin, kismis, dan aneka kacang.

    Buah tin, kurma, kismis, dan kacang-kacangan merupakan sumber zat besi, fosfor, magnesium, kalsium, serta kaya vitamin A dan vitamin B12. Tak perlu lagi menambahkan gula karena buah-buahan tersebut mengandung pemanis alami.

    Mengutip laman Boldysky, proses pembuatan anjeer barfi hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit. Anda dapat langsung mengkonsumsinya atau bisa juga disimpan hingga seminggu, asalkan ditempatkan di wadah tertutup dan masukkan ke lemari es. Berikut ini bahan dan cara membuat kue anjeer barfi.

    Bahan:
    - 200 gram buah tin kering, cincang
    - 200 gram kurma, cincang
    - 200 gram kismis
    - 2 sendok makan kacang kering, cincang
    - 50 gram kapulaga bubuk
    - Kayu manis bubuk atau pala bubuk secukupnya
    - 1 sendok makan ghee
    - 2 sendok makan air

    Cara membuat:
    - Panggang kacang hingga harum dan renyah.
    - Campur buah tin, kacang panggang, dan air, kemudian masak di atas api kecil hingga lunak.
    - Masukkan kurma, kapulaga, kayu manis, atau pala ke adonan buah tin dan kacang panggang. Aduk lagi hingga adonan lunak dan lengket.
    - Tambahkan ghee dan matikan api.
    - Bentuk adonan seperti bola atau kotak, sesuai dengan selera.
    - Sajikan.

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Mandi, Lezatnya Kebersamaan dari Timur Tengah
    Muhalbiyah, Puding Khas Ramadan dari Saudi Arabia
    Sup Ayam Madu, Hangat dan Praktis untuk Buka dan Sahur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.