Di Italia, Anak Kecil Dibiarkan Menangis, Pola Asuh yang Baik?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak menangis di mobil. businessinsider.com

    Ilustrasi anak menangis di mobil. businessinsider.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang tua mempunyai pola asuh yang berbeda. Pola asuh orang tua terhadap anak disesuaikan dengan faktor lingkungan serta karakter orang tua.

    Berikut beberapa pola asuh yang dapat menjadi pegangan orang tua dalam membesarkan anak:

    Asupan Makanan Anak Sama Dengan Orang Tua
    Bagi orang tua, terkadang merasa khawatir untuk memberi anak makanan yang sama dengan yang mereka makan. Untuk anak berusia 5 tahun ke atas, sebaiknya sudah dikenalkan berbagai macam makanan, sama dengan apa yang orang tua konsumsi.

    Budaya menyatukan menu makanan orang tua dan anak ini lazim ditemui di Korea Selatan. Anak-anak belajar memakan beberapa menu makanan yang tersedia di meja makan. Artinya anak mengkonsumsiberagam daging, atau sayuran. Namun, bukan berarti ketika Anda memakan sesuatu yang tidak begitu sehat lalu si anak diperbolehkan juga.

    ADVERTISEMENT

    Latih anak ke kamar mandi lebih awal
    Di zaman sekarang, mungkin orang tua akan melatih anak untuk ke kamar mandi ketika berusia 2 tahun ke atas. Namun di Vietnam, para bayi sudah diajarkan untuk buang air sejak berusia 9 bulan atau ketika mereka sudah mulai bisa berjalan.

    Mungkin terdengar aneh karena umumnya bayi masih dibantu popok agar bayi  leluasa buang air. Namun, melatih anak untuk buang air tidaklah instan. Jika Anda berniat menggunakan metode ini, jangan kaget bila si anak pipis di tempat yang tidak semestinya.

    Jangan meniru suara bayi di depan anak kecil
    Seringkali kita menemukan beberapa orang dewasa yang berbicara layaknya bayi di depan anak kecil. Namun, sebaiknya hal itu dihindari karena para orang tua di Amerika Serikat percaya bahwa meniru suara bayi di depan anak kecil akan memperlambat tumbuh kembang anak. Sering mendengar kata tersebut membauat anak tidak atau jarang menerima kata yang benar. Misal: kata 'susu' menjadi 'cucu' atau 'motor' menjadi 'motol'.

    Ajarkan anak untuk mandiri sedini mungkin
    Seorang psikolog klinis , Wendy Mogel menjelaskan bahwa para orang tua Israel telah mengajarkan anak-anak mereka kemandirian dan berbagai macam keterampilan sedini mungkin. Misalkani mengajari anak berenang di usia balita atau belajar musik di usia dini.

    Jangan membiarkan perilaku anak yang buruk
    Banyak orang tua yang memperlakukan anak mereka bak raja sampai membiarkan perilaku buruk mereka dengan alasan mereka masih anak-anak. Mulai sekarang hal itu sebaiknya dihindari karena bukan tidak mungkin kebiasaan buruk tersebut akan terbawa hingga sang anak tumbuh dewasa.

    Di Italia, para orang tua berusaha untuk tidak pernah membiarkan anak berperilaku buruk sejak kecil. Misalnya, jika sang anak mengamuk dan menangis sebab tidak dituruti kehendaknya maka orang tua di Italia akan membiarkan sang anak menangis hingga lelah dan bukan menuruti permintaannya agar sang anak menangis

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Stres Juga Bikin Rambut Rontok dan Kepala Gatal, Ini Terapinya
    Kawan Imajiner Si Kecil, Baik atau Buruk? Pahami 5 Faktanya
    10 Biang Kerok Kerontokan Rambut, Simak Solusinya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.