Tak Sulit Melatih Kemandirian Anak, Disiplin Kuncinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak memakai baju sendiri. kesekolah.com

    Ilustrasi anak memakai baju sendiri. kesekolah.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Psikolog anak, Novita Tandry menjelaskan bahwa kemandirian berkaitan dengan kedisiplinan. Untuk melatih kemandirian anak,  orang tua harus konsisten dan membutuhkan waktu. Karena itu, misalnya jangan cepat membantu si anak yang sedang kesulitan mengenakan seragam atau sepatunya.

    "Sebenarnya kemandirian itu juga bisa diajarkan dan erat sekali kaitkannya dengan kedisiplinan. Tinggal bagaimana orang tua secara konsisten mengajarkannya kepada anak anak," ujar Novita Tandry saat ditemui usai acara media launch Promina Puffs di Hotel Shangri-la, Jakarta Pusat, Rabu, 7 juni 2017.

    Novita Tandry juga menjelaskan bahwa konsisten itu merupakan hal yang sulit bagi orang tua namun untuk melatih anak hal itu sangat diperlukan.

    "Menurut saya konsistensi yang sulit, karena orang tua biasanya tidak tega melihat anak menangis akhirnya dibantu atau orang tua yang ingin buru-buru dan menginginkan anak bisa melakukannya dengan cepat. Sedangkan anak untuk melatih satu keterampilan itu mereka butuh waktu," ujar Novita.

    ADVERTISEMENT

    "Mungkin saran saya untuk melatih kemandirian itu berikan anak waktu yang cukup untuk bisa mempersiapkan dirinya. Contohnya memakai sepatu, mengikat tali sepatu, memakai baju, menyisir rambut dari hal-hal yang praktikal yang praktis seperti itu kelihatannya sederhana tapi nanti dipakai seumur hidup buat bekal si anak," ujar Novita.

     TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Kawan Imajiner Si Kecil, Baik atau Buruk? Pahami 5 Faktanya
    Ingin Selalu Bersama Keluarga, Begini Siasat Fenita Arie
    Ditanya Anak, Zaskia Sungkar Akan Fokus di Usia 30


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.