Cat Kuku Halal dari Amerika, Harganya 650 Ribu Rupiah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cat kuku Orly. instyle.com

    Cat kuku Orly. instyle.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Perempuan selalu ingin terlihat sempurna dari ujung rambut sampai kaki, hampir semua bagian tubuh tak luput dari perawatan. Seperti kuku misalnya, perempuan akan menggunakan cat kuku agar terlihat cantik. Kini cat kuku tersedia dalam beraneka ragam, ada yang berbentuk bubuk, gel, akrilik, krom, vegan dan tanpa berbahan kimia.

    Bagi perempuan muslim cat kuku tidak dapat digunakan setiap saat, karena dapat menghalangi air wudu untuk salat. Namun sebuah merek cat kuku Orly berkolaborasi dengan MuslimGirl.com merilis enam warna cat kuku yang bernama #HalalPaint. Koleksi cat kuku ini terbuat dari bahan-bahan halal dan sudah tersertifikasi oleh Islamic Society of Washington Area.

    “Label ini sangat penting karena ada banyak remaja dan perempuan yang tidak terwakili dengan arus utama kecantikan. Entah merasa tidak sesuai atau desain tidak cocok untuk mereka,” ujar Azmia Magane kepala staf MuslimGirl.com seperti dikutip dari Self. #HalalPaint ini diharapkan dapat menjadi cara untuk menutupi kesenjangan yang ada.

    Setiap shade cat kuku halal ini diberi nama yang unik dapat diingat dengan mudah oleh perempuan muslim Amerika. Seperti “Haram-Bae” and “Wallah Bro Wipe Out," “What the Fatima?”, “Ig-Noor the Haters,” dan “The Perfect Amani-cure.” Warna-warnanya antara lain, ungu, merah cherry, putih, taupe metalik, dan beige. Koleksi cat kuku ini dijual seharga US $49 atau sekitar Rp 650 ribu.

    Untuk formulanya, Orly mengklaim dapat bertahan lama, tidak mudah retak, tidak perlu menggunakan top coat. Selain itu juga dilengkapi dengan minyak argan dan vitamin C. Orly bukan satu-satunya label yang memproduksi cat kuku halal. Inglot label asal Polandia dan Tuesday in Love label asal Canada juga sudah merilis cat kuku yang dapat ditembus dengan air.

    NIA PRATIWI

    Baca juga :
    7 Fakta Hidup Melajang, Bahagia atau Sengsara?
    Mudik Sebentar Lagi, Simak Kiatnya Agar Ibu dan Si Kecil Aman
    10 Tanda Perusahaan yang Tak Layak Jadi Tempat Bekerja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.