Mengintip Kondisi Kesehatan Lewat Gigi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria periksa gigi. shutterstock.com

    Ilustrasi pria periksa gigi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain mata, gigi juga bisa menjadi jendela kesehatan. Gigi bisa jadi peringatan atas kondisi kesehatan yang sebenarnya.

    Berikut ini adalah beberapa kondisi gigi yang bisa menjadi tanda bahwa Anda sedang mengidap suatu penyakit atau tubuh berada dalam kondisi tertentu.

    1. Hamil
    Ketika gusi terasa meradang dan berdarah, bisa jadi Anda sedang mengandung. Menurut American Pregnancy Associtation, gingivitis umum terjadi saat hamil karena perubahan hormon meningkatkan aliran darah ke jaringan gusi yang menyebabkannya lebih sensitif, teriritasi, dan bengkak.

    2. Penyakit Alzheimer
    Mereka yang tidak menjaga kesehatan mulut dan gusi memiliki risiko mengidap Alzheimer. Menurut Asosiasi Alzheimer, penyakit gusi tidak menyebabkan demensia. Biasanya Alzheimer-lah yang justru lebih bisa menyebabkan seseorang tidak menjaga kesehatan gusi dan giginya.

    ADVERTISEMENT

    3. Kekurangan vitamin tertentu
    Kurang gizi dan buruknya kesehatan mulut memiliki banyak hubungan. Tanpa vitamin yang cukup, ketahanan mulut rendah terhadap mikroba  yang berasal dari plak. Jaringan gusi yang meradang jadi sulit sembuh. Kekurangan vitamin D dan A dapat berpengaruh pada enamel gigi, sedangkan kekurangan vitamin B dapat membuat bibir pecah-pecah, bisul di pipi, radang gusi, mulut dan lidah terasa seperti terbakar.

    4. Osteoporosis
    Mereka yang memiliki penyakit periodontal (penyakit yang mengenai jaringan pendukung gigi) bisa jadi menderita osteoporosis. The American Academy of Periodontolgy menjelaskan bahwa osteoporosis memperburuk keadaan gigi karena dapat mengurangi kepadatan tulang dan gigi.

    5. Masalah gula
    Gula dapat merusak gigi orang dewasa maupun anak-anak. Peneliti Inggris menemukan bahwa sekitar 60 sampai dengan 90 persen anak-anak Amerika usia sekolah dan 92 persen orang dewasa pernah mengalami kerusakan gigi atau gigi berlubang.

    6. Kanker paru-paru
    Mereka yang gusinya bermasalah memiliki risiko mengidap kanker paru-paru. Kondisi ini akan lebih parah jika mengalami penyakit periodontal dan diabetes. Belum jelas apa penyebabnya, namun salah satu penelitian mengatakan bahwa bakteri memiliki peran besar dalam berkembangnya sel kanker di paru-paru.

    7. Penyakit jantung
    American Dental Association menyatakan bahwa ada hubungan antara penyakit gusi, pembentukan plak, dan penyakit kardiovaskular. Orang dewasa yang memiliki masalah gusi lebih berisiko mengalami stroke dibanding mereka yang tidak memiliki masalah kesehatan gigi.

    8. Gangguan makan
    Dokter gigi adalah orang pertama yang mengetahui bahwa Anda mengalami gangguan makan. Penelitan menunjukkan 89 persen pasien bulimia giginya mengalami erosi karena asam empedu yang mengenai penderita.

    9. Jangka waktu hidup
    Penelitian di Maret 2017 dari Universitas Buffalo di Amerika Serikat menyatakan bahwa wanita yang mengidap penyakit periodontal selama lebih dari tujuh tahun memiliki risiko kematian 12 persen lebih tinggi dan mereka yang kehilangan seluruh giginya memiliki risiko kematian 17 persen lebih tinggi daripada yang giginya berada dalam kondisi baik.

     TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Trik Agar Mi Instan Sehat Disantap  
    5 Trik Agar Mata Tetap Oke di Cuaca Panas
    Mau Ikut Lomba Lari? Simak Dulu Saran Pakarnya



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.