Baklava, Kudapan Manis dari Ottoman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Baklava. Wikipedia

    Baklava. Wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta -Baklava adalah kue tradisional khas turki dan daerah bekas kekuasaan Kerajaan Ottoman. Kudapan ringan yang lezat dan manis ini terbuat dari kulit pastry (phyllo) dengan isian kacang-kacangan disiram madu sebagai penambah rasa manis. Anda dapat menemukan adonan kulit pastry (phyllo) yang sudah jadi di toko bahan makanan ataupun supermarket.

    Baklava berasal dari resep zaman kekuasaan Utsmaniah. Dahulu mereka membuat makanan penutup bernama gastrin, kudapan manis yang menyerupai baklava. Kemudian koki yang membuat kue kerajaan mengkreasikannya kulit pastry dengan isian kacang dan rempah-rempah yang disiram sirup atau madu di istana sultan Istanbul, Turki.

    Ada banyak variasi baklava, yang diwariskan keluarga masing-masing. Bahkan ada yang melakuakn variasi dengan kenari, kurma dan cokelat. Biasanya disajikan dalam porsi kecil.

    Di Turki, kulit pastry merupakan bahan dasar yang sering digunakan dalam berbagai macam makanan tradisional mereka. Adonan kulit pastry berbentuk lembaran tipis. Anda dapat merasakan kelezatan camilan ini dengan mencoba resep yang diadopsi dari laman Allrecipes berikut:

    Bahan:
    500 gram kacang dan almond, cincang
    1 sendok teh bubuk kayu manis
    16 ons (1 paket) adonan kulit pastry (phyllo)
    200 gram mentega, lelehkan
    200 gram gula putih
    200 mililiter air
    100 mililiter madu
    1 sendok teh ekstrak vanili
    1 sendok teh parutan kulit lemon

    Cara membuat:
    Panaskan oven sampai 175 derajat Celcius.
    Campurkan kayu manis dan kacang.
    Potong adonan kulit pastry menjadi 2 bagian sesuaikan dengan bentuk dan ukuran piring untuk alas.
    Tutup adonan kulit pastry dengan kain lembap saat membuat resep baklava, agar tidak mengering.
    Letakkan 2 lembar kulit pastry di piring saji yang telah diolesi mentega.
    Olesi dengan mentega.
    Taburi 2 - 3 sendok makan campuran kacang di atasnya.

    Ulangi sampai semua bahan digunakan, diakhiri dengan 6 lembar phyllo. Potong baklava sampai ke bagian bawah piring menjadi beberapa potong berbentuk jajaran genjang atau potong sesuai selera.

    Panggang selama 50 menit, sampai berwarna kecoklatan keemasan dan garing.

    Sambil menunggu baklava, matang. Didihkan gula dan air dengan api sedang. Tambahkan madu, vanili dan kulit lemon, kecilkan api, didihkan selama 20 menit. Sisihkan.

    Keluarkan baklava dari oven, tuangkan campuran gula, madu dan kulit lemon di atasnya. Dinginkan.

    Sajikan.

    DINA ANDRIANI


    Baca juga :
    4 Langkah Mengubah Pola Hidup Sehat Saat Berpuasa
    3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Pasca-Cedera
    EBIT Solusi Pasca Jatuh dan Terkilir, Apa Itu?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.