Terapi Infus Bisa Dilakukan di Rumah, Tapi Ada Syaratnya

Reporter

Ilustrasi tangan diinfus. hsi-med.com

TEMPO.CO, Jakarta - Tindakan infus  bisa dilakukan di rumah. Hal ini tentunya akan lebih hemat waktu dan juga biaya. Tapi, apakah semua terapi infus bisa dilakukan di rumah? Terapi infus apa saja yang dapat dilakukan di rumah?

Steve Kennedy, PharmD yang merupakan direktur layanan farmasi untuk Walgreen Infusion Service, menyebutkan ada berbagai manfaat terapi atau kondisi khusus untuk infus rumah.

Seperti dilansir dari laman psqh.com, contoh hasil spesifik terapi yang didokumentasikan oleh Walgreen Infusion Service, meliputi:

1. Nutrisi
Pasien nutrisi parenteral yang mendapat nutrisi melalui kateter IV dapat memulai terapi dengan aman di rumah. Perawatan mereka juga harus ditangani dengan hati-hati.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pasien berisiko sindrom re-feeding yang terkadang dikaitkan dengan terapi nutrisi parenteral, dapat memulai terapi di rumah sehingga menghilangkan kemungkinan akan masuk rumah sakit.

Studi lain menemukan lebih dari sepertiga pasien nutrisi enteral atau mereka yang menerima nutrisi melalui tabung ke dalam perut mereka, dapat kembali makan makanan padat dalam waktu 16 bulan atau kurang.

2. IG (Immunoglobulin)
Intravenous (IV) dan Subcutaneous (SubQ) Immunoglobulin (IG) diberikan untuk pasien dengan gejala difisiensi imun dan kondisi autoimun dimediasi. Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 4 ribu infus berturut-turut pada 420 pasien infus IVIG selama 12 bulan, 99 persen tidak mengalami reaksi yang tidak cocok seperi sakit kepala dan juga tidak mengalami reaksi yang serius.

3. Gagal Jantung
Menurut data Walgreen, pasien gagal jantung tahap akhir yang pulang dengan terapi infus inotropik memiliki tingkap rehospitalisasi 50 persen lebih rendah. Sementara itu, sebuah penelitian baru-baru ini menemukan 65,4 persen pasien gagal jantung yang menerima infus inotropik di rumah dapat menghabiskan hari-hari terakhir mereka di rumah dan bukan di rumah sakit atau fasilitas medis lainnya, dibandingkan dengan rata-rata nasional sebesar 35,9 persen.

4. HAE (Hereditary Angioedema)
HAE atau Hereditary Angioedema adalah kelainan sistem kekebalan genetik langka yang mengancam jiwa. Kelainan ini dapat menyebabkan pembengkakan mendadak yang menyakitkan dan berbahaya.

Menurut sebuah penelitian, sekitar dua pertiga pasien dengan HAE menerima infus darurat di rumah dalam waktu kurang dari satu jam setelah gejala dan 92 persen menerimanya dalam waktu dua jam, dibandingkan dengan ruang gawat darurat rata-rata 3,2 jam. Studi tersebut menunjukkan bahwa infus rumah untuk HAE lebih efektif waktu daripada infus yang dilakukan di ruang gawat darurat.

Terapi infus diatas bisa dilakukan menggunakan jasa penyedia infus rumah. Penting untuk mengetahui protokol ketat yang dilakukan jasa penyedia infus rumah ini.

Yang pasti, setiap jasa penyedia infus rumah harus memiliki orang-orang yang ahli di bidangnya untuk melakukan terapi kepada pasien, juga bertanggung jawab atas layanan serta obat-obatan yang dibutuhkan pasien.

TABLOIDBINTANG

Berita lainnya:
Bahan Kosmetik Ini Tak Boleh Dipakai Bersamaan
Asuransi Hewan Peliharaan, Seberapa Penting?
Perhiasan Nusantara, Siluet Pending Karya Samuel Wattimena






Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

18 Mei 2022

Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

Banyak perubahan terjadi pada ketenagakerjaan. Perlu penyiapan untuk perlindungan tenaga kerja.


Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

8 Maret 2022

Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

Potensi peradangan semakin besar apabila seseorang memiliki kulit sensitif dan menggunakan masker dalam waktu yang lama.


Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

30 Desember 2021

Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

Penyakit pembuluh darah adalah gangguan yang mempengaruhi sistem peredaran darah dari dan ke organ tubuh.


Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

20 Desember 2021

Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

Banyak masyarakat bersikap skeptis terkait bahaya pandemi Covid-19. Untuk tangani hal itu, Daewoong ajak anak muda galakkan info kesehatan


Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

18 November 2021

Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

Beberapa hal yang yang harus diperhatikan penderita gangguan asam lambung adalah posisi tidur dan diet.


Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

13 November 2021

Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

Indonesia masih endemi demam tifoid atau dikenal dengan sebutan penyakit tipus atau tipes.


Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

11 November 2021

Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

Rutin berjalan kaki setiap hari membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan menurunkan berat badan.


Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

30 Oktober 2021

Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Salah satu cara mencegah Covid-19 adalah dengan menyemprotkan cairan khusus ke hidung. Apa kandungan dalam cairan itu dan bagaimana cara kerjanya?


5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

24 Oktober 2021

5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala yang dominan terjadi selama pandemi Covid-19 adalah kelelahan dan kurang tidur.


Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

23 Oktober 2021

Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

Ketahui periode terbaik memumpuk "bekal" menjelang massa tulang puncak, fase kondisi tulang terbaik, dan penurunannya untuk mencegah osteoporosis.