Hati-hati Posting di Facebook, Mahasiswa Harvard Kena Imbasnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah mahasiswi belajar di Harvard Yard, kawasan berumput, di kampus Harvard University di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat, 30 juni 2015. Kampus ini memiliki arela berumput seluas 9,1 hektar. Victor J. Blue/Bloomberg via Getty Images

    Sejumlah mahasiswi belajar di Harvard Yard, kawasan berumput, di kampus Harvard University di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat, 30 juni 2015. Kampus ini memiliki arela berumput seluas 9,1 hektar. Victor J. Blue/Bloomberg via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - The Harvard Crimson, surat kabar mahasiswa Universitas Harvard, menyebutkan universitas Ivy League itu telah membatalkan penawaran pada setidaknya sepuluh calon mahasiswa tahun ajaran 2021 menyusul sebuah penyelidikan atas unggahan di grup Facebook pribadi mereka.

    "Beberapa siswa mengaku membuat grup Facebook yang diberi nama ‘meme Harvard untuk remaja borjuis horny’ pada akhir Desember, menurut dua mahasiswa baru yang masuk. Dalam kelompok tersebut, siswa saling mengirim meme dan gambar lainnya yang mengejek serangan seksual, Holocaust, dan kematian anak-anak, menurut screenshot obrolan yang diperoleh The Crimson. Beberapa pesan bercanda bahwa menyalahgunakan anak-anak secara seksual membangkitkan birahi, sedangkan yang lainnya diberi judul yang ditujukan pada kelompok etnis atau ras tertentu. Seseorang menyebut gejolak hipotetis seorang anak Meksiko ‘piñata time’,” demikian ditulis The Harvard Crimson.

    Kelompok Facebook yang dimaksud dilaporkan muncul setelah beberapa siswa pada Desember lalu memulai versi cabul dari kelompok Facebook lain yang ditujukan untuk membuat meme lucu. Para siswa di kedua kelompok bertemu satu sama lain melalui sebuah kelompok Facebook resmi yang dikelola oleh Harvard untuk siswa yang baru diterima.

    Harvard tidak menjelaskan keputusan untuk membatalkan tawaran penerimaan masuk mahasiswa baru tersebut, mereka mengatakan tidak memberikan komentar secara terbuka atas pengakuan masing-masing pemohon.

    ADVERTISEMENT

    Namun, sebuah kebijakan sekolah menyatakan bahwa Harvard berhak menarik tawaran penerimaannya jika "siswa yang diwawancarai melakukan perilaku yang bisa dipertanyakan kejujurannya, kedewasaan, atau karakter moralnya," demikian dilansir Fortune.com.

    ANTARA

    Baca juga :
    4 Langkah Mengubah Pola Hidup Sehat Saat Berpuasa
    3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Pasca-Cedera
    EBIT Solusi Pasca Jatuh dan Terkilir, Apa Itu?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pendaftaran Kartu Prakeraja Gelombang 18 Akan Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar

    Pemerintah akan membuka pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 18 dalam waktu dekat. Begini syarat dan cara daftar untuk mendapatkan kartu itu.