Ariana Octavia, Inspirasi Baru Dunia Fotografi

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ariana Octavia. tabloidbintang.com

TEMPO.CO, Jakarta - Istilah smartphone photography atau seni memotret dengan ponsel kini semakin digemari. Memotret  dengan ponsel lebih mudah, murah, hasilnya bisa langsung diunggah dan dilihat banyak orang di media sosial.

Ariana Octavia memiliki hobi memotret dengan ponsel dan mengunggah hasilnya ke media sosial. Berkat kebiasaan ini, dalam 2 tahun ia memiliki hampir 80 ribu pengikut di Instagram dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Kini Ariana dikenal sebagai selebgram dan pembicara di workshop fotografi di berbagai daerah di Indonesia. Ia mengelola kelas fotografi ponsel daring dan kerap dibayar untuk memotret produk-produk komersial, di antaranya produk makanan. Sebelum menggeluti fotografi ponsel, ia karyawan di sebuah perusahaan asuransi. 


Tahun ini, ia berani melepas pekerjaannya dan fokus menjadi fotografer. Saat mengajukan pengunduran diri, mantan atasannya meledek. “Ini mengundurkan diri karena mau serius menjadi artis, ya?” ujar Ariana menirukan mantan atasannya. 

Perempuan 39 tahun ini sama sekali tak menyangka, efek rajin mengunggah foto-foto ke Instagram bisa sebesar ini. “Saya awalnya mengikuti akun Instagram @uploadkompakan, kira-kira 2 tahun lalu. Akun ini berisi unggahan foto-foto para pengikutnya. Foto harus sesuai tema serta aturan yang ditentukan. Saya dan pengikut lainnya kompak mengunggah foto sambil sama-sama belajar memotret. Saya waktu itu masih bekerja, jadi merasa lebih mudah memotret dengan ponsel,” cerita Ariana. 

Meski dengan ponsel, foto-fotonya tetap harus menarik. “Saya enggak mau kalah dengan yang memakai kamera profesional. Saya mencari aplikasi untuk mengedit foto di ponsel dan menemukan Snapseed. Jadi setiap habis memotret saya edit, baru mengunggah ke @uploadkompakan dan akun saya,” ujar wanita kelahiran 31 Oktober 1978 ini. 


Foto-foto Ariana disukai banyak orang, pengikut bertambah dan komentar mulai membanjiri akunnya. “Banyak yang bertanya tentang teknik memotret. Bertanya, saya memakai kamera apa? Mereka mengira saya memotret dengan kamera. Banyak yang enggak percaya, saya hanya menggunakan ponsel. Dari situlah saya mulai berbagi kiat dan langkah memotret dengan ponsel,” ujar Ariana. 

Baru beberapa bulan belakangan, Ariana menggunakan kamera profesional DSLR. Ini karena berbagai perusahaan dan restoran memintanya memotret produk mereka. “Saya belajar secara autodidak, enggak ikut kursus fotografi. Saya belajar dasar-dasar fotografi dengan bantuan Google dan mengasah gaya memotret dengan rajin melihat foto-foto di Instagram, lalu bertanya kepada teman-teman yang ahli,” ujar Ariana. 

Kuncinya, rajin berlatih. “Bagaimana memilih sudut yang tepat, memanfaatkan sinar matahari dan mengatur komposisi objek dengan proporsional. Hanya latihan yang membuat sempurna. Selain itu foto juga harus memiliki tema. Dan selama bermain di media sosial, prinsip utamanya konsisten,” ujar Ariana, yang mulanya dikenal dengan foto-foto desain interior rumahnya.

Menjadi inspirasi baru di dunia fotografi, Ariana mulai diundang menjadi pembicara pada Agustus 2016 di workshop yang diselenggarakan temannya.  Setelah itu undangan menjadi pembicara datang silih berganti. “Saya menjadi pembicara untuk smartphone photography hingga luar daerah. Bayaran saya enggak besar. Saya hanya mau berbagi ilmu, jadi saya senang saja,” ujarnya.

Untuk endorse sebuah produk saja, percaya atau tidak, Ariana hanya mematok harga 50 ribu rupiah. Tahun lalu Ariana juga mulai membuka kelas fotografi ponsel daring. Kursus singkat memotret dengan ponsel ini berlangsung di grup WhatsApp. Kelas berlangsung 3 hari dengan biaya administrasi 150 ribu rupiah per orang. Peminatnya banyak, nama Ariana kian melambung.

“Anak saya sampai suka meledek, karena sekarang suka ada yang minta foto bareng saya. Kata anak saya, Mama kayak artis saja,” ujar Ariana geli. 
TABLOIDBINTANG

Baca juga:
Semangat Homeschooling Mira Julia di Rumah Inspirasi
Pepari, Duet Tante dan Keponakan Berbisnis Tas Kulit
Mau Melahirkan, Begini Beyonce Mempersiapkannya






Lima Tokoh Tempo 2022

42 hari lalu

Lima Tokoh Tempo 2022

Kami memilih lima pendamping korban kekerasan seksual-satu tema yang makin marak belakangan ini-sebagai Tokoh Tempo 2022.


Tokoh Tempo 2022 Lima Perempuan Pemberani

45 hari lalu

Tokoh Tempo 2022 Lima Perempuan Pemberani

Siapa saja lima perempuan Tokoh Tempo 2022?


Kumpulan Kata-kata Bijak Populer untuk Motivasi Hidup dari Tokoh dan Film

14 November 2022

Kumpulan Kata-kata Bijak Populer untuk Motivasi Hidup dari Tokoh dan Film

Berikut kumpulan kata-kata bijak dari tokoh dan film untuk motivasi hiudp Anda lebih baik


Anies Baswedan Dirikan Galeri 15 Tokoh di TPU Karet Bivak, Ada Fatmawati dan Mohammad Natsir

13 Oktober 2022

Anies Baswedan Dirikan Galeri 15 Tokoh di TPU Karet Bivak, Ada Fatmawati dan Mohammad Natsir

Anies Baswedan mendirikan galeri berisi informasi digital 15 tokoh bangsa yang dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak.


Ridwan Saidi Sarankan Heru Budi Hartono Komunikasi dengan Tokoh Betawi

11 Oktober 2022

Ridwan Saidi Sarankan Heru Budi Hartono Komunikasi dengan Tokoh Betawi

Budayawan Betawi Ridwan Saidi dan anggota DPD asal Jakarta Sylviana Murni tidak memasalahkan Heru Budi Hartono jadi Pj Gubernur DKI Jakarta.


Intelijen Prancis Kumpulkan Data Tokoh Muslim, Untuk Apa?

2 September 2022

Intelijen Prancis Kumpulkan Data Tokoh Muslim, Untuk Apa?

Beberapa tokoh Muslim Prancis telah dilacak dan dimasukkan daftar oleh intelijen Prancis karena mendukung politikus sayap kiri


3 Tokoh Ilmuwan Islam: Al Farabi, Al Khawarizmi, Ibnu Khaldun

8 April 2022

3 Tokoh Ilmuwan Islam: Al Farabi, Al Khawarizmi, Ibnu Khaldun

Tokoh ilmuwan Islam memberikan konteribusi besar terhadap ilmu pengetahuan yang berkembang saat ini, antara lain Ibnu Khaldun.


Sejumlah Tokoh Indonesia Tuntut Rusia Hentikan Perang di Ukraina

30 Maret 2022

Sejumlah Tokoh Indonesia Tuntut Rusia Hentikan Perang di Ukraina

Bagi sebagian tokoh yang hadir, aksi 'Setangkai Kembang dan Satu Nyanyian' ini bak mengulang aksi anti perang 19 tahun lalu di Kedubes Rusia Jakarta.


6 Tokoh Wanita dan Ahli Bidang Bencana dan Kesehatan di Pusaran Berita

22 Desember 2021

6 Tokoh Wanita dan Ahli Bidang Bencana dan Kesehatan di Pusaran Berita

Para wanita ini datang dari latar belakang yang berbeda, mulai dari ahli geologi hingga dokter spesialis paru dalam penanganan pandemi Covid-19.


Elektabilitas Tokoh dan Partai Politik Bermunculan, Bedanya dengan Popularitas?

19 November 2021

Elektabilitas Tokoh dan Partai Politik Bermunculan, Bedanya dengan Popularitas?

Apakah defenisi elektabilitas yang makin kerap terdengar dari tokoh dan partai politik. Apa bedanya dengan popularitas?