Berita Hari Ini: Asuransi Hewan Peliharaan, Seberapa Penting?

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi anjing dan kucing. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kini, asuransi hewan peliharaan sepertinya harus menjadi agenda dalam perencanaan keuangan Anda. Khususnya bagi mereka pecinta hewan peliharaan. 

Baru-baru ini, salah satu perusahaan ritel di Indonesia mengekspansi usahanya ke jasa pemeliharaan hewan peliharaan yang diberi nama Pet Kingdom di kawasan Alam Sutera, Tangerang.

Selain berbagai fasilitas perawatan hewan, Pet Kingdom juga mulai merambah ke lini lain, yakni dengan menyediakan asuransi hewan.

Marketing Director Kawan Lama Retail Nana Puspa Dewi mengatakan asuransi yang ditawarkan berupa perlindungan dari risiko kematian, kehilangan, biaya pengobatan akibat kecelakaan atau penculikan.

Nana optimistis bahwa kebutuhan akan asuransi hewan sangat tinggi, terutama di kawasan perkotaan seperti Jakarta dan Tangerang. Adapun premi yang dikenakan per bulannya mirip dengan premi asuransi lainnya, yakni mencapai Rp199.000.

Founder Komunitas Pecinta Golden atau Kota Golden Heng Sofian menilai fasilitas semacam ini sangat diperlukan. Terlebih, umur seekor anjing yang tergolong pendek, yaitu sekitar 10-15 tahun. Untuk itu, dibutuhkan kepastian untuk menjamin keselamatan anjing.

Namun, ketika melihat klausul asuransi yang ditawarkan, ada beberapa hal yang kurang pas. "Anjing umumnya sakit, bukan kecelakaan. Tidak mungkin anjing [yang dipelihara] dilepas begitu saja, tetapi kalau sakit itu pasti. Masalahnya, sakit tidak ditangani [asuransi]. Padahal, kalau anjing sakit biayanya bisa sampai puluhan juta," katanya.

Kendati demikian, baginya menjaga keselamatan anjing berarti menjaga keselamatan makhluk hidup, sehingga tidak boleh menghitung untung ruginya karena menjaga hewan adalah kewajiban bersama.

Sejauh ini, dia sudah cukup merasa puas dengan tersedianya fasilitas terpadu untuk perawatan hewan peliharaan. Dengan begitu, masyarakat akan lebih teredukasi untuk lebih menyayangi binatang dan menaikkan martabat dari hewan itu sendiri.

BISNIS

Baca juga:
5 Kiat Mencegah Pori-pori Tersumbat
Tren Makeup Lebaran 2017: Lembut, Segar, Jangan Medok
Glamour dan Tahan Lama, Lipstik Matte Kembali Digandrungi 






Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

4 hari lalu

Menkes Blak-blakan Soal BPJS Kesehatan, Benarkah Hanya untuk Orang Miskin?

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin blak-blakan membeberkan pandangannya soal layanan BPJS Kesehatan yang belakangan memicu kontroversi.


Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

6 hari lalu

Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

Kemenhub menyampaikan bahwa ketentuan terkait penyesuaian tarif ojek daring (online) akan ditetapkan oleh Gubernur.


Siapkan Produk Khusus Orang Kaya', BPJS Kesehatan: Tidak Ada Perbedaan Perlakuan

10 hari lalu

Siapkan Produk Khusus Orang Kaya', BPJS Kesehatan: Tidak Ada Perbedaan Perlakuan

Pemerintah akan segera menerbitkan beleid yang mengatur ketentuan kombinasi biaya perawatan asuransi kesehatan BPJS Kesehatan dan swasta.


Bulan Ini, Kemenkes Akan Keluarkan Aturan BPJS untuk Orang Kaya

10 hari lalu

Bulan Ini, Kemenkes Akan Keluarkan Aturan BPJS untuk Orang Kaya

Kolaborasi pembayaran antara BPJS Kesehatan dan asuransi swasta telah dibahas sejak awal tahun ini.


Gempa Cianjur, Klaim Asuransi Berpotensi Mencapai Rp 38,4 Triliun

11 hari lalu

Gempa Cianjur, Klaim Asuransi Berpotensi Mencapai Rp 38,4 Triliun

Gempa Cianjur kembali mengingatkan pentingnya masyarakat memiliki asuransi bencana alam, salah satunya asuransi gempa bumi.


Pesan Allianz ke Calon Nasabah Asuransi: Bukan Nabung, Bukan investasi

18 hari lalu

Pesan Allianz ke Calon Nasabah Asuransi: Bukan Nabung, Bukan investasi

Chief Product Officer Allianz Life Indonesia, Himawan Purnama, mengatakan memilih asuransi jangan seperti membeli kucing dalam karung. Apa maksudnya?


Warga Korban Pohon Tumbang Bisa Dapat Santunan Hingga Rp 50 juta, Begini Cara Klaimnya

20 hari lalu

Warga Korban Pohon Tumbang Bisa Dapat Santunan Hingga Rp 50 juta, Begini Cara Klaimnya

Klaim santunan dan asuransi pohon tumbang terbagi untuk kendaraan roda dua atau empat, korban luka atau meninggal serta kerusakan bangunan.


Korban Pohon Tumbang di DKI Berhak Dapat Santunan Hingga Rp 50 juta

22 hari lalu

Korban Pohon Tumbang di DKI Berhak Dapat Santunan Hingga Rp 50 juta

Warga DKI juga dapat mengajukan asuransi kerusakan kendaraan atau bangunan karena pohon tumbang yang nilainya hingga Rp 25 juta.


Bocorkan Data Pasien Aborsi dan HIV, Hacker Tuntut Rp100,8 M ke Asuransi Australia

25 hari lalu

Bocorkan Data Pasien Aborsi dan HIV, Hacker Tuntut Rp100,8 M ke Asuransi Australia

Seorang hacker telah menuntut hampir Aus$10 juta atau sekitar Rp100,8 miliar untuk berhenti membocorkan catatan medis warga Australia


Nasabah Desak Bumiputera Bayar Klaim: Kita Bukan Pengemis, Kita Tuntut Hak yang Dizalimi

25 hari lalu

Nasabah Desak Bumiputera Bayar Klaim: Kita Bukan Pengemis, Kita Tuntut Hak yang Dizalimi

Para nasabah asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kembali menuntut pembayaran klaim pemegang polis yang telah tertunda bertahun-tahun.