Kamu Dituding Merebut Suami Orang, Buktikan Itu Keliru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

    Ilustrasi selingkuh. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat ini pemberian label perebut suami orang atau populer disebut pelakor sangat mudah dilakukan. Pelabelan ini dilakukan kepada orang - orang dengan kecenderungan tertentu yang mencurigakan, misalnya terlihat terlalu dekat dengan seseorang yang sudah beristri. Baca: Pelakor atau Valakor, Istilah Baru buat Pemicu Keributan

    Jika ada beberapa di antara kita yang mungkin sedang dicurigai sebagai perebut suami orang, sebelum label tersebut telanjur melekat dan sulit dihapuskan, maka kamu harus bersikap tegas.

    "Kalau dianggap merebut suami orang, mengelak atau membantah saja tidak cukup," kata konselor dan terapis dari Biro Konsultasi Psikologi Westaria, Anggia Chrisanti.

    Menurut dia, mengelak dari bukti - bukti yang sudah diperlihatkan dan menyudutkan hanya akan membuat orang - orang terus berusaha mencari bukti dan saksi. Jika memang tidak merasa merebut suami orang, satu - satunya cara yang bisa dilakukan adalah membuktikan dengan sikap tidak lagi dekat dengan pria itu.

    ADVERTISEMENT

    "Ini sikap tegas dan nyata yang seketika akan membungkam para penuding," kata Anggia. Tunjukkan kalau kamu berjarak dengan dia dan tidak memperlihatkan kedekatan dalam bentuk apapun yang membuat orang kian curiga.

    "Kecuali jika memang ada apa - apa, biasanya seseorang yang dilabeli perebut suami orang akan menerima saja cap itu dan cemooh orang - orang terhadap dirinya sebagai bagian dari konsekuensi sosial," ujar Anggia.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Tas Hermes Himalaya Termahal Sejagat
    Persekusi, Tindakan yang Lebih dari Main Hakim Sendiri
    Demian Dibilang Aneh Oleh Sara Wijayanto karena Menu Buka Puasa


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.