Sakit Perut Sampai Bikin Nyeri Punggung, Gejala Penyakit IBS  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi sakit perut. TEMPO/Gunawan Wicaksono

TEMPO.CO, Jakarta - Irritable bowel syndrome atau IBS adalah salah satu jenis gangguan pada sistem pencernaan. Penyakit kronis ini menyerang usus besar dan mungkin akan timbul-hilang selama bertahun-tahun, bahkan seumur hidup.

Sayangnya, penyakit ini sering salah didiagnosis karena gejalanya mirip dengan masalah kesehatan lain, terutama yang berkaitan dengan pencernaan, seperti penyakit Crohn. Untuk mengetahui seperti apa IBS, simak penjelasan berikut ini, seperti dikutip dari laman Hello.

#Gejala
Gejala IBS biasanya semakin parah setelah makan dan cenderung timbul-hilang. Pada beberapa orang, gejalanya bisa dipicu makanan atau minuman yang dikonsumsi, serta bisa berlangsung berhari-hari sebelum akhirnya membaik. Berikut ini gejala umumnya.
- Sakit dan kram perut
- Perubahan pada aktivitas perut, seperti sembelit atau diare
- Kentut terus-menerus
- Kembung
- Mulas
- Kotoran berlendir

Berikut ini gejala lainnya.
- Tak bertenaga
- Mual
- Nyeri punggung
- Masalah di saluran kencing
- Gejala bisa dipicu depresi atau kegelisahan

#Diagnosis
Tak perlu ada tes khusus untuk mendiagnosis IBS. Namun, bila gejala sudah berlangsung lebih dari 6 bulan, dokter akan mengatur tes lanjutan, seperti tes darah, untuk mengetahui jika ada penyakit lain dengan gejala serupa.

#Perawatan
Perubahan pola makan dan gaya hidup akan memberi dampak besar untuk mencegah IBS. Untuk mengetahui apa yang memicu IBS, cobalah membuat catatan mengenai apa saja yang sudah dimakan dan adakah reaksi tertentu. Sebab, bisa saja, bukan makanan yang memicu IBS, tapi suasana hati, misalnya stres atau rasa lelah.

Gandum dan produk susu adalah pemicu terbesar IBS. Kopi dan kacang-kacangan juga bisa menyebabkan perut kembung, tidak nyaman, dan diare. Banyak penderita IBS yang melakukan diet dengan mengkonsumsi makanan berjenis karbohidrat yang tak mudah dihancurkan dan diserap usus. Konsultasikan jenis makanan yang cocok kepada pakar diet atau ahli gizi.

#Suplemen
Beberapa suplemen bisa meredakan gejala IBS, misalnya magnesium, yang membantu merilekskan otot serta mencegah kram dan kejang. Probiotik juga bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan. Selain itu, kekurangan vitamin B6 bisa menyebabkan IBS sehingga asupannya harus tercukupi.

PIPIT

Berita terkait:
Perut Anda Sering Terasa Kembung? Hati-hati Terkena IBS
Usus dan Otak Itu Berhubungan, Bukti di Sindrom Irritable Bowel






Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

1 hari lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

2 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

2 hari lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

3 hari lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

3 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

4 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

6 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

6 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

6 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

7 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.