Mau Pijat Bayi, Ketahui Teknik dan Waktu yang Tepat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pijat bayi. massagemag.com

    Ilustrasi pijat bayi. massagemag.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kini, banyak orang tua yang sadar akan manfaat pijat bayi untuk stimulasi tumbuh kembang anak. Orang tua dapat melakukan pijat bayi sendiri di rumah. Jika bayi menangis, hal ini merupakan indikasi pijat bayi yang dilakukan salah.

    Dokter spesialis anak dr. Bernie Endiarini Medise, mengatakan, satu tanda pasti pijat bayi yang dilakukan salah adalah jika bayi sampai menangis. Tidak hanya soal pijatan yang mungkin terlalu keras, tapi bisa juga bayi sedang lapar atau popoknya basah.

    "Orang tua harus peka dengan kondisi bayi. Pijat bayi adalah untuk stimulasi, jadi seharusnya menyenangkan buat bayi," ujar Bernie. Pijat bayi juga mesti dilakukan pada waktu yang tepat dan tak perlu terlalu lama.

    Bernie melanjutkan, jangan sampai bayi yang sedang tidur dibangunkan hanya demi dipijat. Begitu juga jika bayi baru selesai makan atau ketika mengantuk, sebaiknya jangan dulu dipijat.

    Waktu paling tepat untuk pijat bayi adalah sebelum mandi, sesudah mandi, dan sebelum tidur. "Cukup lakukan pijat bayi selama kurang lebih 15 menit sebanyak tiga kali sehari," ujarnya.

    Salah satu waktu istimewa untuk memijat bayi, menurut Bernie adalah sebelum tidur. "Banyak penelitian mengungkap pijat bayi sebelum tidur akan meningkatkan kualitas tidur dan kualitas hidup anak, selain mempercepat jatuh tidurnya anak itu sendiri," ujarnya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Apa Saja Gejala Hipotiroid dan Hipertiroid
    Tips Diet: 6 Cara Bakar Kalori Tanpa Olahraga


    3 Nutrisi Penting yang Harus Dipenuhi Ibu Hamil Vegetarian


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kamala Harris, Senator yang Dikecam Donald Trump, Jadi Pilihan Joe Biden

    Calon Presiden AS Joe Biden memilih Senator California Kamala Harris sebagai calon wakilnya. Pilihan Biden itu mengejutkan Donald Trump.