Cerita Toilet Riyanni Djangkaru yang Kocak dan Seram

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Riyani Djangkaru di Gedung Tempo, Jakarta, 21 Mei 2017. TEMPO/Susan

    Riyani Djangkaru di Gedung Tempo, Jakarta, 21 Mei 2017. TEMPO/Susan

    TEMPO.CO, Jakarta - Bertualang ke berbagai pelosok Nusantara membuat Riyanni Djangkaru, 37 tahun, punya pengalaman segudang tentang budaya lokal. Tak hanya perkara makanan, tapi juga urusan toilet.

    “Banyak, deh, yang bikin ngakak,” katanya saat berkunjung ke kantor Tempo, Kamis 25 Mei 2017. Tiap kali datang ke suatu tempat, mantan presenter Jejak Petualang ini selalu menanyakan kepada penduduk setempat letak toilet yang ia bisa gunakan dengan timnya. Dari tempat yang ditunjuk oleh penduduk, banyak pengalaman yang membuat perutnya terkocok jika mengingatnya.

    Pernah suatu kali saat berkunjung ke suatu daerah, Riyanni dan timnya ditunjukkan tempat buang air. Saat mereka kompak berjongkok, tiba-tiba rombongan warga lokal datang melewati mereka. Riyanni dan kawan-kawan pun tak bisa apa-apa. “A..a..o.. itu awkward,” katanya.

    Lain waktu, saat kebelet malam-malam, seorang penduduk menunjukkan letak “toilet”. Orang itu mengatakan sudah merestui Riyanni buang air di sana. Ia pun mengikuti petunjuk tersebut. Tapi, sesampainya di sana, ternyata itu kuburan keramat di bawah pohon rindang. “Ya, gue balik lagi, mendingan ditahan nanti,” ujarnya.

    Pada kesempatan lain, Riyanni dan kru terjebak badai di Puncak Jaya, Pegunungan Jayawijaya, Papua. Apa mau dikata, “panggilan alam” datang ketika mereka tak bisa keluar tenda. Tak kurang akal, mereka menggunakan kotak tempat P3K. “Habis itu, kotaknya kami rebus, ha-ha-ha...,” katanya.

    NUR ALFIYAH

    Berita lainnya:
    Bahaya Langsung Tidur Setelah Sahur
    Tips Puasa: 5 Jurus Kurangi Rasa Haus
    Tips Kecantikan: Cara Bikin Alis Kanan dan Kiri Simetris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.