3 Takjil Sehat untuk Buka Puasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi yoghurt/yogurt. Pixabay.com

    Ilustrasi yoghurt/yogurt. Pixabay.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernahkah Anda mengalami begah setelah berbuka puasa? Kondisi ini lazim terjadi pada orang yang menjalankan puasa. Musababnya, setelah belasan jam perut dalam keadaan kosong lalu tiba-tiba diisi banyak makanan.

    Rasa begah sebenarnya bisa dihindari dengan memilih menu berbuka puasa dan takjil yang sehat. Berikut ini beberapa pilihan menu takjil yang sehat.   

    1. Buah segar

    Buah-buahan segar merupakan menu takjil ideal. Selain mengandung banyak air, vitamin, dan mineral, buah juga mengandung gula alami untuk mengembalikan energi dalam tubuh.

    Banyak orang salah kaprah dengan memakan buah sesudah makan berat. Buah sifatnya lebih mudah dicerna dan cepat membusuk. Jika buah dimakan sesudah makanan berat yang mengandung karbohidrat dan protein, buah tidak tercerna dengan baik sehingga menyebabkan perut terasa begah.

    ADVERTISEMENT

    Sebaiknya makanlah buah lebih dulu, selingi dengan salat magrib, lalu disambung dengan menyantap makan berat. Kiat lain, usahakan agar memakan buah tanpa campuran apa pun seperti susu, gula, atau sirup. Kandungan gula dan pemanis yang terlalu banyak justru membuat perut terasa begah.

    2. Yoghurt

    Masyarakat di Arab biasa mengkonsumsi yogurt untuk mengimbangi manisnya kurma. Alih-alih susu, minuman bersoda, atau jus yang diberi pemanis, memilih yoghurt sebagai menu takjil lebih baik untuk kesehatan.

    Dari segi gizi, yoghurt tidak jauh berbeda dari susu. Bedanya, yoghurt mengandung bakteri asam laktat yang mampu mengubah laktosa (gula dalam susu yang sulit dicerna) menjadi glukosa dan galaktosa yang mudah dicerna. Semangkuk yoghurt untuk takjil adalah pilihan tepat untuk mencegah perut begah sesudah berbuka puasa.

    3. Hindari minyak, garam, dan pemanis buatan

    Makanan yang digoreng seperti bakwan, tahu, dan tempe goreng memang sangat menarik untuk menu berbuka puasa. Namun sebaiknya hindari makanan yang mengandung banyak minyak. Kandungan lemak dalam minyak menyulitkan kerja pencernaan.

    Bagi yang sensitif, minyak juga memicu naiknya asam lambung dan radang tenggorokan. Selain makanan yang berminyak, sebaiknya hindari pula makanan yang tinggi garam dan pemanis buatan karena akan memberi efek mual setelah berbuka puasa.

    Terkadang orang lapar mata, lalu membeli aneka jenis makanan untuk takjil. Terlalu banyak makan takjil juga membuat perut kekenyangan sehingga terasa begah. Cobalah menahan diri untuk hanya memilih satu jenis takjil setiap berbuka puasa.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:

    Daftar Makanan Sumber Zat Besi Selain Daging

    Tips Karier: Strategi agar Kian Produktif Saat Puasa

    Ibu Menyusui Berpuasa, Perhatikan 4 Hal Ini pada Bayi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...