Bahan Kimia Kosmetik yang Harus Dihindari Ibu Hamil  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi kehamilan dan makeup. Shutterstoc

TEMPO.COJakarta - Selama kehamilan, kosmetik termasuk daftar produk yang harus dihindari ibu hamil. Sebab, ada beberapa bahan kimia dalam produk kecantikan yang berdampak buruk pada kesehatan ibu, juga memicu gangguan janin. 

Seperti yang dikutip Tempo dari New York Post, riset yang dilakukan Columbia University menunjukkan ketika ibu hamil terpapar zat kimia tertentu dalam beberapa produk kecantikan, seperti lipstik dan cat kuku, perkembangan intelektual janin berisiko terganggu.

Ibu hamil harus dijauhkan dari produk kecantikan yang mengandung bahan penghambat endokrin, seperti bisphenol A atau BPA, atrazin, phthalates, dioxin, dan perklorat. Bahan ini mempengaruhi hormon dan sistem endokrin serta dapat mengakibatkan cacat lahir, tumor, dan masalah perkembangan pada janin. 

Bahan kimia ini biasanya terdapat pada parfum yang mengandung phthalates, pewarna rambut yang mengandung amonia, serta cat kuku yang mengandung metilbenzena dan toluena. Bahan kimia amonia berbahaya karena dapat mempengaruhi paru-paru dan kulit, sedangkan metilbenzena dan toluena memiliki efek karsinogenik.

Bahkan krim yang digunakan untuk waxing bersifat toksik karena mengandung thioglycolic acid. Sebaiknya hindari penggunaan kosmetik atau konsultasi ke dokter untuk keamanan kesehatan penggunaan kosmetik selama kehamilan. 

DINA ANDRIANI

Berita lainnya:
Minuman Pemicu Kemandulan
Berapa Lama dan Seperti Apa Nifas yang Normal
Sushi Banyak Manfaatnya, tapi Ibu Hamil Harus Hati-hati







Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

4 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


Makan Wortel Selama Kehamilan Membuat Bayi Bahagia Menurut Studi

8 hari lalu

Makan Wortel Selama Kehamilan Membuat Bayi Bahagia Menurut Studi

Para peneliti sekarang telah memulai studi lanjutan dengan bayi yang sama setelah melahirkan


Anak Lesti Kejora dan Rizky Billar Menderita Hernia, Ini Penyebab dan Gejalanya

8 hari lalu

Anak Lesti Kejora dan Rizky Billar Menderita Hernia, Ini Penyebab dan Gejalanya

Anak Rizky Billar dan Lesti Kejora, Muhammad Leslar Al-Fatih Billar dikabarkan mengidap hernia dan dilarikan ke rumah sakit. Apa penyeban hernia?


Manfaat Konsumsi Udang untuk Ibu Hamil dan Cegah Rambut Rontok

10 hari lalu

Manfaat Konsumsi Udang untuk Ibu Hamil dan Cegah Rambut Rontok

Udang adalah salah satu seafood yang simpan banyak manfaat, antara lain baik untuk ibu hamil, mengontrol berat badan hingga mencegah rambut rontok.


3 Mitos Perawatan Kulit yang Aman di Masa Kehamilan

10 hari lalu

3 Mitos Perawatan Kulit yang Aman di Masa Kehamilan

Dokter kulit menjelaskan ada banyak kesalahpahaman tentang perawatan kulit aman untuk kehamilan


Alasan Mengapa Ratu Elizabeth II Tak Pernah Difoto saat Hamil

11 hari lalu

Alasan Mengapa Ratu Elizabeth II Tak Pernah Difoto saat Hamil

Selama masa akhir kehamilan, Ratu Elizabeth II menjauhkan diri dari kehidupan publik.


Kesal Rumahnya Disatroni Paparazi, Blake Lively Balas dengan Unggah Foto-foto Kehamilannya

13 hari lalu

Kesal Rumahnya Disatroni Paparazi, Blake Lively Balas dengan Unggah Foto-foto Kehamilannya

Blake Lively terang-terangan membalas kelakuan para paparazi yang sudah melanggar privasi dia itu dengan mengunggah foto-foto berharga itu.


Bepergian Wisata Sebelum Menjadi Orang Tua, Apa Itu Babymoon?

13 hari lalu

Bepergian Wisata Sebelum Menjadi Orang Tua, Apa Itu Babymoon?

Babymoon termasuk tren wisata yang hampir mirip bulan madu atau honeymoon., bedanya?


Preeklamsia pada Ibu Hamil, Apa yang Perlu Diwaspadai?

16 hari lalu

Preeklamsia pada Ibu Hamil, Apa yang Perlu Diwaspadai?

Preeklamsia, salah satu gangguan kehamilan yang umumnya terjadi setelah 20 minggu, bahkan dapat lebih awal atau setelah melahirkan.


Mengenal Hepatic Steatosis alias Lemak Hati dan Penyebabnya

20 hari lalu

Mengenal Hepatic Steatosis alias Lemak Hati dan Penyebabnya

Hati yang sehat mengandung sedikit lemak, akan menjadi masalah ketika lemak hati mencapai 5% sampai 10% dari berat hati.