Rokok Vs Kolagen, Biang Kerok Kulit Keriput

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sedih dengan kulitnya yang mulai keriput. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita sedih dengan kulitnya yang mulai keriput. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Kolagen merupakan protein pembangun yang penting bagi tubuh manusia dan sangat penting untuk menjaga elastisitas dan regenerasi kulit serta rambut. Kolagen diproduksi oleh tubuh manusia sampai usia 20 tahun, setelah itu tingkat kolagen yang dihasilkan akan turun sekitar 1,5 persen setiap tahunnya.

    Seiring produksi kolagen yang mulai melambat, struktur sel mulai kehilangan kekuatannya. Akibatnya, kulit mulai menjadi rapuh, kurang elastis dan timbul keriput.

    "Kolagen merupakan komponen utama untuk kulit, terutama kulit bagian dalam yang membuatnya fleksibel. Selain kesehatan kulit, kolagen juga sangat penting bagi kesehatan tubuh, karena sepertiga protein asam amino dalam tubuh manusia sebenarnya berasal dari kolagen,“ jelas dermatolog Indrawati Wijaya di Bijin Nabe Beauty Hot pot Jakarta, 23 Mei 2017.

    Dermatolog yang praktik di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading ini juga menjelaskan pentingnya asupan makanan yang bergizi dan seimbang. Dan jangan lupakan tambahan asupan kolagen alami. “Untuk menjaga keseimbangan kolagen dalam tubuh, tambahan asupan kolagen diperlukan, sebaiknya kolagen yang berasal dari bahan alami, karena lebih mudah diserap tubuh,” ujar Indrawati.

    Selain faktor usia, kolagen dalam tubuh bisa rusak oleh lingkungan dan pola hidup seperti konsumsi makanan manis secara berlebihan, paparan sinar matahari yang berlebihan, polusi  udara, kebiasaan merokok, autoimun kulit -- penyakit akibat reaksi sistem kekebalan tubuh pada kulit yang melawan jaringan tubuh sendiri.

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Masih Muda Kok Kulitnya Keriput, Apa Sebabnya? 
    Pizza Sop Buntut ala Pezzo Pizza
    Penggunaan Spons Harus Dibedakan, Ini Alasannya

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.