Laura Basuki Didik Anak dengan 2 Pantangan Utama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebriti Laura Basuki bersama anaknya ditemui saat menghadiri peluncuran kerjasama online store BliBli.com dengan Mums and Babes di kawasan Pakubuwono, Jakarta, 20 Juni 2016. Laura hadir bersama buah hatinya yang berusia sekitar 5 bulan dan diberi nama Owen Sandjaja. TEMPO/Nurdiansah

    Selebriti Laura Basuki bersama anaknya ditemui saat menghadiri peluncuran kerjasama online store BliBli.com dengan Mums and Babes di kawasan Pakubuwono, Jakarta, 20 Juni 2016. Laura hadir bersama buah hatinya yang berusia sekitar 5 bulan dan diberi nama Owen Sandjaja. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Laura Basuki mengaku menerapkan gaya parenting tanpa gadget dan televisi untuk anaknya, Owen Sanjaya. Ditemui usai acara launching Cerelac NutriPuffs di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Mei 2017, Laura Basuki mengungkapkan alasannya, yakni usia putranya yang masih terlalu kecil.

    "Enggak pernah dikasih nonton televisi. Pertama, anaknya memang tidak suka. Kedua, dari yang saya baca, nonton televisi untuk anak di bawah usia dua tahun itu tidak bagus," kata Laura Basuki yang mengatakan usia putranya saat ini 1 tahun 4 bulan.

    "Jadi, ya saya banyak-banyakin membacakan buku dan ajak anak main. Enggak pernah kasih gadget juga, dikasih malah dibanting," kata wanita berusia 29 tahun ini.

    Disiplin tinggi juga diterapkan Laura Basuki kepada anaknya dalam hal kebiasaan makan. Walau dengan tujuan membuat anak anteng makan, Laura Basuki menetapkan peraturan bahwa saat makan, ya hanya makan. Tidak boleh dibarengi aktivitas lain, seperti menonton televisi atau main.

    ADVERTISEMENT

    "Bahkan kasih makan anak itu enggak boleh sambil main. Jadi benar-benar waktunya makan, ya makan. Jadi benar-benar anak harus duduk di baby chair, sehingga pencernaannya bekerja dengan baik dan kita juga jadi tidak bikin dia bingung. Ini waktunya makan atau waktunya main, sih?" tutur Laura Basuki.

    "Dan kalau bisa jangan ada pengaruh televisi, karena dia jadi enggak konsentrasi," ucapnya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Perfeksionisme, Bekerja Sempurna atau Menyiksa Diri?

    Rekan Kerja Sering Mengumpat, Hati-hati Kamu Bisa Tertular

    Pengaruh Ibu pada Penampilan Putrinya, Ada Benturan Generasi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Pernikahan dan Hajatan saat PPKM Level 4 dan 3, Ada Sanksi jika Melanggar

    Pemerintah mengatur resepsi pernikahan saat PPKM Level 4 dan lebih rendah. Aturan itu diikuti sanksi bagi pelaku usaha, perorangan, dan kepala daerah.