Ramadan, Momen Paling Pas untuk Berhenti Merokok

Reporter

Ilustrasi larangan merokok. Ulrich Baumgarten via Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Ingin berhenti dari kebiasaan merokok? Yuk, manfaatkan momen bulan Ramadan kali ini untuk mewujudkan harapan tersebut.

Bulan Ramadan dianggap sebagai waktu paling tepat untuk bisa mengatasi kebiasaan merokok. Dokter spesialis penyakit dalam dari Aster Hospital and Head of Emergency Department di Dubai, Dr. Mustafa Saif mengatakan orang yang bisa mengendalikan kebiasaan merokok selama lebih dari 14 jam menjadi bukti mereka dapat mencoba dan berhenti merokok untuk selamanya.

Menurut Saif, waktu berpuasa yang relatif panjang menyebabkan penurunan tingkat nikotin dalam darah sehingga lebih mudah bagi perokok untuk berhenti merokok. "Untuk membantu menghilangkan kebiasaan merokok, seseorang bisa mulai mengganti konsumsi makanan tak sehat menjadi sehat," katanya.

Wortel, mentimun, serta buah atau sayuran yang mengandung banyak serat bisa menjadi pilihan. Selain itu makanan seperti sup bisa menjadi menu sahur, karena membantu merasa kenyang lebih lama. Hal lain yang tak kalah penting adalah membuat resolusi untuk berhenti merokok. Sebab, tidak ada yang lebih kuat dari niat untuk berhenti merokok.

ANTARA

Berita lainnya:
Brunch, Bisa Menurunkan Konsentrasi?


Lihat Penampilan Celine Dion Bak Malaikat

Teknik Sentuh Wajah Ekstrem ala Korea Diklaim Bikin Awet Muda






Malaysia Golongkan Permen Karet Mengandung Nikotin Tidak Beracun

9 jam lalu

Malaysia Golongkan Permen Karet Mengandung Nikotin Tidak Beracun

Pemerintah Malaysia memasukkan pengganti nikotin berupa patch atau permen karet sebagai produk tidak beracun.


Bos Wismilak Meninggal, Ini Profil Willy Walla

6 hari lalu

Bos Wismilak Meninggal, Ini Profil Willy Walla

Siapakah Willy Walla, Komisaris Utama PT Wismilak Inti Makmur Tbk yang meninggal. Berikut profilnya.


Faktor-faktor yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Naikkan Cukai Rokok

7 hari lalu

Faktor-faktor yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Naikkan Cukai Rokok

Pemerintah tetap berhati-hati dalam menetapkan kebijakan terhadap tarif cukai rokok agar tidak menganggu kesejahteraan petani tembakau.


Popocorn Lung Mengintai Pengisap Rokok Elektrik, Apa Itu?

14 hari lalu

Popocorn Lung Mengintai Pengisap Rokok Elektrik, Apa Itu?

Kecanduan rokok elektrik bisa menimbulkan berbagai penyakit, salah satunya popcorn lung yang menyerang paru-paru.


Penelitian UI Sebut 25 Persen Pendapatan Anak Jalanan Jakarta Buat Beli Rokok, Ironi

22 hari lalu

Penelitian UI Sebut 25 Persen Pendapatan Anak Jalanan Jakarta Buat Beli Rokok, Ironi

Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia membeberkan 25 persen dari total pendapatan harian yang diperoleh anak jalanan untuk beli rokok.


Rokok Elektrik atau Konvensional Sama-sama Berisiko Kanker Paru

23 hari lalu

Rokok Elektrik atau Konvensional Sama-sama Berisiko Kanker Paru

Rokok elektrik atau vape dianggap tetap menyebabkan masalah pada kesehatan, mulai dari batuk hingga potensi kanker paru.


Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif, Sesak Napas sampai Sakit Jantung

48 hari lalu

Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif, Sesak Napas sampai Sakit Jantung

Perokok pasif atau orang yang menghirup asap rokok dapat mengalami berbagai kondisi serius sebagai berikut.


Aturan Produk Tembakau akan Direvisi, Begini Kata Pengusaha Rokok

54 hari lalu

Aturan Produk Tembakau akan Direvisi, Begini Kata Pengusaha Rokok

Gaprindo menyatakan PP No. 109/2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan belum perlu direvisi.


Dampak Rokok Elektrik bagi Kesehatan Tak Berbeda dari yang Konvensional

56 hari lalu

Dampak Rokok Elektrik bagi Kesehatan Tak Berbeda dari yang Konvensional

Dokter paru mengingatkan rokok elektrik berdampak pada kesehatan dengan efek yang hampir serupa dengan rokok konvensional.


Temuan Rokok Ilegal di Bandung Meningkat, Pengiriman via Jastip

56 hari lalu

Temuan Rokok Ilegal di Bandung Meningkat, Pengiriman via Jastip

Bea Cukai mencatat temuan rokok ilegal kian bertambah seiring dengan naiknya tarif cukai rokok.