Ramadan, Momen Paling Pas untuk Berhenti Merokok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi larangan merokok. Ulrich Baumgarten via Getty Images

    Ilustrasi larangan merokok. Ulrich Baumgarten via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Ingin berhenti dari kebiasaan merokok? Yuk, manfaatkan momen bulan Ramadan kali ini untuk mewujudkan harapan tersebut.

    Bulan Ramadan dianggap sebagai waktu paling tepat untuk bisa mengatasi kebiasaan merokok. Dokter spesialis penyakit dalam dari Aster Hospital and Head of Emergency Department di Dubai, Dr. Mustafa Saif mengatakan orang yang bisa mengendalikan kebiasaan merokok selama lebih dari 14 jam menjadi bukti mereka dapat mencoba dan berhenti merokok untuk selamanya.

    Menurut Saif, waktu berpuasa yang relatif panjang menyebabkan penurunan tingkat nikotin dalam darah sehingga lebih mudah bagi perokok untuk berhenti merokok. "Untuk membantu menghilangkan kebiasaan merokok, seseorang bisa mulai mengganti konsumsi makanan tak sehat menjadi sehat," katanya.

    Wortel, mentimun, serta buah atau sayuran yang mengandung banyak serat bisa menjadi pilihan. Selain itu makanan seperti sup bisa menjadi menu sahur, karena membantu merasa kenyang lebih lama. Hal lain yang tak kalah penting adalah membuat resolusi untuk berhenti merokok. Sebab, tidak ada yang lebih kuat dari niat untuk berhenti merokok.

    ADVERTISEMENT

    ANTARA

    Berita lainnya:
    Brunch, Bisa Menurunkan Konsentrasi?


    Lihat Penampilan Celine Dion Bak Malaikat

    Teknik Sentuh Wajah Ekstrem ala Korea Diklaim Bikin Awet Muda


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.