Rekan Kerja Sering Mengumpat, Hati-hati Kamu Bisa Tertular

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi rekan kerja ceriwis. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Jangan pernah diabaikan jika ada rekan kerja yang kerap bersikap buruk. Jika dia sering mengumpat, menggebrak meja, berteriak, dan berperilaku negatif lain, itu adalah sinyalemen kamu harus segera menjauhinya.

Musababnya, penelitian dari University of Florida menunjukkan perilaku negatif rekan kerja bisa menular ke orang-orang di sekitarnya. Menurut riset tersebut, sikap kasar atau kekerasan bisa menyebar seperti virus flu.

"Ketika melihat perilaku buruk orang lain dan itu terjadi berulang-ulang, kondisi tersebut akan membangunkan bagian otak yang bertanggung jawab dalam mencerna peristiwa kekerasan," tulis peneliti Trevor A. Foulk.

Keaktifan bagian otak itu, menurut Foulk, akan membuatmu lebih peka terhadap kekerasan. Dan, karena terjadi berulang kali, akhirnya kamu menerimanya sebagai perilaku yang wajar. "Akibatnya, kita sering tidak sengaja berperilaku negatif seperti orang tersebut," katanya.

Lantas, bagaimana supaya perilaku negatif rekan kerja ini tidak menular kepada orang lalin?

Foulk menyatakan belum ada penelitian lebih lanjut tentang bagaimana menghindari atau mencegahnya. Namun yang pasti, menurut dia, setiap orang harus sadar dan langsung membentengi diri jika menemui perilaku rekan kerja atau orang di sekitarnya yang tak patut ditiru. "Sudah jelas sinyalemen kamu harus ekstrahati-hati saat berhadapan dengan rekan kerja yang seperti ini," ujarnya.

SELF | LUCIANA

Berita lainnya:
3 Cara Cerdas Melakukan Lompatan Karier
Jurus Aman Cari Kerja (Lagi) Saat di Kantor
Sekitar 75 Persen Pekerja Mengalami Monday Blues, Anda Juga?







5 Ciri Tipe Kepribadian Koleris

3 hari lalu

5 Ciri Tipe Kepribadian Koleris

Koleris tergolong kepribadian orang yang keras, tegas, mandiri


26 Tahun Ariel Tatum, Apa Hubungannya dengan Personel Koes Plus?

24 hari lalu

26 Tahun Ariel Tatum, Apa Hubungannya dengan Personel Koes Plus?

Hari ini 26 tahun lalu, 8 November 1996, Ariel Tatum lahir. Apa hubungannya dengansalah seorangpersonel Koes Plus?


Tindakan Pembunuhan dalam Sudut Pandang Psikologi Kriminal

38 hari lalu

Tindakan Pembunuhan dalam Sudut Pandang Psikologi Kriminal

Perbuatan kejahatan pembunuhan berhubungan dengan kondisi kejiwaan pelakunya


Alter Ego, Kepribadian yang Seperti Apa?

47 hari lalu

Alter Ego, Kepribadian yang Seperti Apa?

Alter ego kerap dikaitkan dengan identitas disosiatif atau kepribadian ganda


Top 3 Tekno Berita Kemarin: Cumlaude di Poltek Nuklir, Gempa di Muara Enim

48 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Kemarin: Cumlaude di Poltek Nuklir, Gempa di Muara Enim

Selain berita wisuda mahasiswa Poltek Nuklir dan gempa terkini di Sumatera Selatan, ada pula berita terkait tragedi Kanjuruhan dari kampus UMM


Apa Itu Healing dalam Psikologi?

51 hari lalu

Apa Itu Healing dalam Psikologi?

Healing dalam psikologi diartikan sebagai pemulihan emosional untuk memperkuat diri


Perjuangan Katherine, Mahasiswa Unair yang Lulus dengan Gelar Ganda

58 hari lalu

Perjuangan Katherine, Mahasiswa Unair yang Lulus dengan Gelar Ganda

Katherine, mahasiswa Unair yang menjalani International Undergraduate Program jurusan Psikologi. Simak kisahnya.


83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

23 September 2022

83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

Bagi seseorang yang sedang menyelami ilmu psikologi, tentu tidak asing lagi dengan Sigmund Freud. Pemikirannya masih bertahan hingga sekarang.


Apa Itu Sekolah Kepribadian?

22 September 2022

Apa Itu Sekolah Kepribadian?

Sekolah kepribadian berfokus pengembangan individu


Doktor Psikologi UI Teliti Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Bekerja, Apa Hasilnya?

26 Agustus 2022

Doktor Psikologi UI Teliti Kepuasan Pernikahan pada Pasangan Bekerja, Apa Hasilnya?

Pingkan meraih gelar doktor psikologi UI lewat disertasinya mengenai kondisi stres pasangan suami-istri.