Pasca Konser Ariana Grande, Orang Tua Gunakan Medsos Cari Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Facebook dan Twitter/ media sosial. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi Facebook dan Twitter/ media sosial. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Para orang tua dan kerabat yang supercemas tumpah ruah ke media sosial untuk mencari anak-anak kesayangannya setelah sebuah ledakan dahsyat merenggut paling sedikit 19 nyawa pada sebuah konser musik penyanyi pop Ariana Grande.

    Mereka membanji medsos dengan foto anak-anak kesayangan mereka yang dalam foto terlihat ceria, sembari memohon bantuan informasi apa pun mengenai buah hati mereka.

    "Siapa saja tolonglah sebarkan ini, adik saya Emma berada di konser Ari (Ariana Grande) malam ini di #Manchester dan dia tidak menjawab panggilan telepon saya, tolonglah saya," tulis seorang pengguna medsos memposting pesan yang dibarengi dengan sebuah foto seorang remaja putri berambut pirang dengan bunga terselip pada rambutnya.

    Seorang pengguna Twitter lainnya bernama Erin:P meminta orang-orang untuk menolong dia menemukan adiknya, "Dia mengenak sweatshirt pink da blue jeans. Nama dia Whitney."

    ADVERTISEMENT

    Ledakan menimpa serambi Manchester Arena ketika ribuan anak muda dan orang tua antri keluar gedung setelah menonton konser penyanyi pop AS yang punya basis penggemar remaja putri itu.

    Perdana Menteri Inggris Theresa May menggolongkan insiden itu sebagai serangan teroris, sedangkan Grande sendiri memposting pesan di Twitter: "Dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya mohon maaf. Saya tak bisa berkata-kata."

    Charlotte Campbell memposting foto anak perempuannya, Olivia, yang juga mengenakan bunga pada rambutnya, memposting pesan, "Adakah yang melihat putri saya Olivia Campbell."

    Sementara itu, para sopir taksi dan warga kota Manchester menawarkan diro mengantarkan siapa pun yang ingin meninggalkan kota itu, tanpa menarik bayaran sepeser pun. Sedangkan tagar #RoomForManchester digunakan untuk menawarkan kamar gratis kepada siapa pun yang terjebak di kota itu.

    "Saya sepuluh menit dari pusat kota Manchester dan bisa memberikan tumpangan kepada siapa pun atau dari mana pun. Yang butuh bantuan, tolong huubungi saya, #roomformanchester," tulis seorang pengguna Twitter bernam Danny Hutch.

    Di luar itu semua tagar "#PrayForManchester" menyebar di jagat maya, demikian Reuters.

    ANTARA

    Baca juga :
    Dapur Panglima, Dapur Maskulin Pelestari Kuliner Lokal
    Bahaya Mendengarkan Musik Sambil Mengemudi, Kasus Nicky Hayden
    Tips Kesehatan: 5 Cara Gampang Cegah Flu


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.