7 Tips Nyaman Naik KRL di Gerbong Khusus Wanita

Reporter

Ilustrasi anak menaiki kereta Commuterline. TEMPO/Frannoto

TEMPO.CO, Jakarta - Kondisi gerbong kereta yang padat pada pagi dan sore hari adalah pemandangan yang biasa dihadapi para roker alias rombongan kereta, tak terkecuali di gerbong khusus wanita.

Para penumpang di gerbong ini konon lebih ganas ketimbang penumpang di gerbong campur atau dapat diisi laki-laki dan perempuan. Bagi penumpang wanita yang ingin menumpang KRL Commuter Line pada jam-jam sibuk, berikut tips dari roker agar bisa bertahan di gerbong wanita:

1. Jangan pakai sandal jepit
Berdesak-desakan adalah pemandangan biasa pada setiap gerbong kereta pada jam sibuk. Menggunakan sandal jepit bisa merepotkan penumpang karena ada kemungkinan kaki terinjak-injak oleh penumpang lain di situasi padat.

Prioritaskan kenyamanan ketimbang fashion. Jadi, lebih baik pakai sepatu ketimbang sandal hak tinggi. Lagi pula, kecil kemungkinan Anda mendapat tempat duduk di kereta pada jam berangkat atau pulang kerja. Sebab itu, gunakan alas kaki yang nyaman dipakai saat berdiri lama.

2. Bawa satu tas
Masukkan semua barang ke dalam satu tas. Anda akan repot sendiri bila memakai ransel sambil menenteng tote bag di satu tangan dan kotak bekal di tangan lain. Bila terpaksa menjinjing barang tambahan, segera letakkan di rak bagian atas kereta yang sudah tersedia.

Jangan lupa lindungi bawaan dari copet, biasanya para "roker" sudah siap memakai ransel secara terbalik, bukan di punggung tetapi disandang di depan.

3. Perhatikan tata rambut

Ketika berhimpitan, ada kemungkinan rambut Anda menusuk atau menggelitik wajah penumpang lain. Atur rambut sedemikian rupa atau tutupi dengan pashmina sehingga rambut tidak mengganggu orang lain.

4. Persiapkan fisik
Berusaha masuk ke gerbong yang sudah penuh adalah sebuah perjuangan. Jangan paksakan diri bila kondisi kurang fit, jangan sampai merepotkan orang sekitar dan petugas karena pingsan di dalam gerbong.

Penumpang perempuan biasanya enggan menahan tubuh mereka sehingga ketika kereta mengerem, badan akan doyong dan menimpa orang di sekitarnya. Bila tidak ada yang berpegangan kuat, bisa terjadi efek domino.

5. Sabar

Mayoritas pengguna gerbong wanita menekankan hal ini. Pada saat semua orang merasa lelah, hal sepele bisa memancing emosi. Jangan lupa untuk mengalah kepada wanita hamil dan ibu yang membawa anak atau lansia.

6. Ingat jadwal kereta

Perlu waktu untuk mempraktikkan tips ini, tapi lama-kelamaan kamu akan hafal kereta jam berapa yang kondisi gerbong wanitanya lebih sepi. Bila jadwal sudah di luar kepala, kamu juga bisa memutuskan kapan bisa naik kereta yang isinya lebih longgar.

7. Jangan memaksakan diri

Bila gerbong sudah penuh, lebih baik menunggu kereta berikutnya. Jika tetap dipaksakan, penumpang di dalam gerbong akan tergencet, dan kamu juga bisa terdorong keluar gerbong saat ada orang yang mau turun.

ANTARA

Berita lainnya:
3 Bahan Kimia Berbahaya di Produk Kecantikan


Trik Meluluhkan Hati Pasangan yang Sedang Marah
Yoghurt Tak Bisa Gantikan Manfaat Sayur dan Buah



KRL



Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

8 hari lalu

Polisi Tetapkan Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Sebagai Tersangka

Polres Metro Depok menetapkan pelaku pelecehan seksual di KRL sebagai tersangka. Terancam hukuman penjara lebih dari lima tahun.


Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

9 hari lalu

Syarat Naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta Terbaru 2022

Berikut syarat dan ketentuan naik MRT, KRL, dan Bus Transjakarta terbaru 2022.


KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

13 hari lalu

KAI Commuter Beri Penjelasan Mengapa Pelecehan Seksual di KRL Terus Berulang

KAI Commuter menyatakan sudah melakukan berbagai upaya agar pelecehan seksual tak terjadi. Tapi mengapa terus berulang?


Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

14 hari lalu

Pelaku Pelecehan Seksual di KRL Terekam CCTV Analytic, Tak Boleh Lagi Masuk Stasiun

Tindakan pelecehan seksual kembali berulang di KRL. Pelaku sudah diserahkan ke polisi. Wajahnya terekam CCTV analytic, terlarang untuk masuk stasiun.


Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

14 hari lalu

Pelecehan Seksual Kembali Terjadi di KRL, Pelaku Dekati Penumpang Wanita Lalu Masturbasi

Pelaku pelecehan seksual di KRL ini melakukan masturbasi hingga ejakulasi. Pelaku sudah ditangkap Polres Metro Depok.


Jaklingko Ingin KRL Gabung Tarif Integrasi, Susul Transjakarta-MRT-LRT

37 hari lalu

Jaklingko Ingin KRL Gabung Tarif Integrasi, Susul Transjakarta-MRT-LRT

PT JakLingko Indonesia sedang mengkaji skema tarif integrasi Kereta Rel Listrik (KRL) untuk bergabung dengan transportasi massal lainnya.


Viral Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Pria di KRL

37 hari lalu

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Pria di KRL

"Pelecehan seksual tidak mengenal gender. Gue cowok mengalami pelecehan dari sesama cowok," tulis korban di akun Twitternya


Uji Coba KRL Lintas Solo Balapan - Palur, KAI Commuter: Beroperasi 6 Perjalanan Tiap Hari

50 hari lalu

Uji Coba KRL Lintas Solo Balapan - Palur, KAI Commuter: Beroperasi 6 Perjalanan Tiap Hari

KAI Commuter dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub mulai melakukan uji coba KRL lintas Solo balapan-Palur.


Jalur Kereta Api Stasiun UI-Pasar Minggu Bisa Dilalui dengan Kecepatan Normal

52 hari lalu

Jalur Kereta Api Stasiun UI-Pasar Minggu Bisa Dilalui dengan Kecepatan Normal

Jalur kereta api antara Stasiun UI dan Pasar Minggu sempat mengalami patah rel dan menghambat perjalanan KRL


KAI Commuter: Stasiun BNI City Layani 199 Perjalanan KRL Cikarang dan Bekasi Tujuan Kampung Bandan

1 Agustus 2022

KAI Commuter: Stasiun BNI City Layani 199 Perjalanan KRL Cikarang dan Bekasi Tujuan Kampung Bandan

Meski kini Stasiun BNI City juga melayani KRL, KA Bandara relasi Manggarai - Bandara Soekarno Hatta PP tetap 40 perjalanan per hari.