Mandi Air Panas, Manfaatnya Sama dengan Olahraga

Reporter

Editor

Susandijani

Ilustrasi mandi. ewater.com

TEMPO.CO, Jakarta - Mandi air panas sering dianggap sebagai cara yang efektif untuk mengusir rasa penat setelah seharian bekerja dan tak sempat berolahraga yang memeras keringat. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mandi air panas memberikan manfaat yang sama dengan berolahraga.

Banyak orang yang menyalahkan dampak lingkungan yang ekstrem terhadap tubuh. Kini, ilmu pengetahuan pun mulai menyebut manfaat panas terhadap tubuh secara pasif.

Para peneliti dari National Centre for Sport and Exercise Medicine di Universitas Loughborough di Inggris mendapatkan fakta bahwa mandi dengan air bersuhu 40 derajat Celsius membakar kalori dengan jumlah yang hampir sama dengan bersepeda dengan kecepatan sedang selama satu jam, yakni sekitar 140 kalori.

Berikut hal-hal yang diklaim para peneliti itu mengenai mandi air panas, seperti dilansir India Times.

#Baik mereka yang mandi air panas atau bersepeda menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengontrol kadar gula darah untuk 24 jam ke depan, tanda bahwa metabolisme baik.

#Sayangnya, setelah makan, kadar gula darah mereka yang mandi air panas lebih rendah 10 persen.

#Mereka yang mandi air panas juga menunjukkan respons terhadap antiperadangan yang sama seperti mereka yang berolahraga. Aktivitas dalam tubuhlah yang mencegah infeksi dan penyakit berkembang dalam sistem tubuh.

Keterangan di atas menunjukkan "pemanasan pasif" juga bisa berkontribusi dalam mengontrol masalah metabolisme, seperti diabetes tipe 2, karena dampaknya dalam mengurangi peradangan kronis.

Walaupun penelitian ini masih baru, beberapa studi yang dilakukan baru-baru ini, seperti yang diterbitkan oleh Universitas Oregon pada 2016 menyatakan rutin mandi air panas bisa menurunkan tekanan darah secara efektif.

Lebih jauh lagi, penelitian di Finlandia yang diterbitkan di JAMA pada 2015 menyebutkan rutin melakukan sauna akan membuat fungsi kardiovaskular menjadi lebih baik dan mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Meski demikian, bukan berarti kita boleh tidak berolahraga sama sekali. Biar bagaimanapun berolahraga sangat berguna bagi kesehatan. Namun bila tenaga sudah terkuras di tempat kerja dan tak ada yang tersisa untuk berolahraga, bolehlah mandi air panas atau sauna sebagai penggantinya.

PIPIT

Berita lainnya:
Dua Wajah Maria Sharapova, Bedanya 180 Derajat
Berita Terbaru: Dagu Angelina Jolie Kalah Indah Dibanding Seleb Ini
Velove Vexia Kurang Tidur dan Jerawatan, Langsung Pantang Makan






Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

2 hari lalu

Inilah Dampak jika Anak Tidak Diimunisasi Lengkap dan Tepat Waktu

Anak yang tidak diberi imunisasi lengkap dan tepat waktu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatannya.


5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

4 hari lalu

5 Manfaat Melihara Ikan Hias untuk Kesehatan

Tidak hanya enak dilihat, Ikan hias memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh.


6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

8 hari lalu

6 Jenis Kecambah yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Selain enak dimakan, kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

8 hari lalu

5 Manfaat Mengonsumsi Kecambah bagi Kesehatan

Selain enak dimakan, ternyata kecambah turut menyediakan berbagai manfaat kesehatan.


Mengenal Manfaat Kesehatan Ekstrak Mimba

10 hari lalu

Mengenal Manfaat Kesehatan Ekstrak Mimba

Meski namanya masih asing buat orang Indonesia, sejak dulu tanaman mimba sudah dipercaya punya manfaat kesehatan yang luar biasa.


9 Manfaat Air Tebu bagi Kesehatan Tubuh

12 hari lalu

9 Manfaat Air Tebu bagi Kesehatan Tubuh

Air tebu mengandung natrium, kalium, kalsium, magnesium, dan zat besi yang baik untuk kesehatan tubuh.


Manfaat Gerak Lokomotor untuk Anak-Anak

12 hari lalu

Manfaat Gerak Lokomotor untuk Anak-Anak

Banyak manfaat gerak lokomotor untuk tumbuh dan berkembang anak-anak


Pakar Kesehatan: Senyawa BPA Berbahaya untuk Kemasan Pangan

23 hari lalu

Pakar Kesehatan: Senyawa BPA Berbahaya untuk Kemasan Pangan

Pakar kesehatan dan lingkungan dari Universitas Hasanuddin, menekankan kembali bahaya bahan kimia Bisphenol A (BPA) yang digunakan untuk campuran kemasan makanan dan minuman.


Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

27 hari lalu

Inilah 4 Alasan Cukai Rokok Naik 10 Persen Menurut Sri Mulyani

Tarif cukai rokok naik 10 persen disetujui Jokowi dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu. Alasannya, selain karena faktor kesehatan, juga untuk meningkatkan pendapatan negara.


Kementerian ESDM Buka Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan, Simak Persyaratannya

28 hari lalu

Kementerian ESDM Buka Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan, Simak Persyaratannya

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka seleksi pengadaan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Perja (PPPK) tenaga kesehatan.