Hanya Satu Jenis Sayuran yang Disukai Anak, Itupun Digoreng

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak makan buah dan sayur. Shutterstock

    Ilustrasi anak makan buah dan sayur. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Orang tua selalu meminta anak-anaknya untuk memakan sayuran sejak mereka kecil, baik di rumah, sekolah, atau rumah teman. Tapi permintaan tersebut sangat sulit untuk dipenuhi karena anak-anak lebih memilih makanan yang mereka suka, bukan yang orang tua pikir sehat.

    Para peneliti di Amerika Serikat mendapati kebanyakan anak di negeri itu bisa tidak makan sayur selama berhari-hari. Yang lebih mengejutkan, jenis sayuran yang mereka konsumsi hanya kentang goreng. Baca: Balita Mesti Dibiasakan Makan Daging, Simak Trik Mengolahnya

    Sekelompok peneliti dari Universitas Carolina Utara di Chapel Hill, Amerika Serikat, mensurvei para orang tua dengan anak-anak yang masih kecil atau balita dan kebiasaan makan mereka selama dua periode. Yang pertama pada 2005-2009 dan yang kedua pada 2009-2012.

    Hasilnya, selain kurang asupan sayuran hijau, semakin banyak saja anak yang tidak diberi air susu ibu (ASI). Hanya sekitar 36 persen yang minum ASI di setiap akhir periode. Baca juga: Permen Karet Tingkatkan Konsentrasi Belajar Anak

    ADVERTISEMENT

    "Kami mengamati ada tren, yakni jumlah balita Amerika yang tidak mendapatkan ASI, konsumsi sayuran yang lebih rendah dari yang diharapkan, dan tingginya konsumsi makanan dan minuman dengan pemanis," ujar penulis penelitian Gandarvaka Miles, seperti dikutip Tempo dari Hello.

    Meski demikian, ada juga hasil positifnya, yakni berkurangnya pemberian sereal dan jus untuk bayi. Para dokter anak menyarankan pemberian jus buah pada anak sampai mereka berusia di atas 1 tahun. Jumlah orang tua yang memberi bayi mereka makanan padat sebelum berumur 6 bulan juga berkurang. Makanan padat sulit ditelan bayi dan gizinya kurang dibandingkan ASI atau susu formula. Hasil penelitian itu diterbitkan di jurnal Pediatrics.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    Rajin Sikat Gigi tapi Tetap Sakit Gigi, Mengapa?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 4 dan 3 di Jawa dan Bali, Ada 33 Wilayah Turun Tingkat

    Penerapan PPKM Level 4 terjadi di 95 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali dan level 3 berlaku di 33 wilayah sisanya. Simak aturan lengkap dua level tadi...