Dua Sumber Kelelahan Saat Bepergian Jauh  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi tidur di pesawat. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta – Apakah Anda tengah bersiap menyambut liburan panjang yang hanya tinggal satu bulan lagi? Mungkin Anda berencana terbang jauh ke destinasi yang paling diburu tahun ini. Atau Anda memilih pulang kampung sembari merayakan Hari Raya Idul Fitri pada akhir Juni?

Apa pun pilihannya, keduanya menyangkut sebuah perjalanan yang berlangsung lama. Gonta-ganti pesawat dan menempuh belasan jam di perjalanan via jalur darat tak hanya memunculkan kegembiraan, tapi juga rasa lelah bercampur stres. Badan pun terasa nyeri, khususnya di leher, pinggang, dan kaki.

Karena itu, semua perlu persiapan. Tak hanya menyangkut tiket, akomodasi, dan dana cadangan, tapi juga tubuh yang fit. Dokter dari Rumah Sakit Premier Bintaro, Tangerang Selatan, dr Sapto Adji H., SpOT, mengatakan, sebelum menempuh perjalanan jauh, yang perlu dilakukan adalah melatih otot-otot dan menjaga kelancaran aliran darah. Caranya, tak lain dengan berolahraga. “Berenang membuat otot lebih terlatih dan memperlancar aliran darah,” katanya, seperti dikutip dari Majalah Travelounge edisi Mei 2017.

Menurut Sapto, otot yang terlatih dan aliran darah yang baik diperlukan karena dalam perjalanan panjang atau penerbangan yang lebih dari delapan jam ada dua gangguan kesehatan yang sering menyerang, yakni gangguan pada back pain dan deep vein thrombosis atau pembekuan pembuluh darah balik. Selain tulang belakang bagian bawah, kasus back pain juga termasuk gangguan di leher. Karena itu, dia menyarankan pelancong juga membawa bantal leher.

Sapto juga menyebutkan kursi di dalam pesawat terbang, bus, ataupun kendaraan sejenisnya, tidak diciptakan untuk lengkungan punggung manusia. Karena itu, perlu ganjalan untuk bagian punggung. Bisa dengan menaruh bantal kecil atau selimut yang dilipat kecil “Yang penting ada supporting,” ujarnya.

Untuk menjaga peredaran darah tetap lancar dan otot tidak kaku, dokter yang merupakan orthopaedic surgeon dan orthopaedic sport medicine consultant ini menyarankan untuk tetap bergerak, paling telat setelah penerbangan dua jam. Itu bisa dilakukan dengan bangkit dari tempat duduk, lalu berjalan dan melakukan senam peregangan. Cukup melakukannya 10-15 menit, tapi harus berulang.

Selain gangguan pada tulang belakang, Sapto juga mengingatkan kemungkinan serangan penyakit yang disebut deep vein thrombosis atau pembekuan pembuluh vena dalam. Pemicunya adalah sirkulasi darah yang tidak lancar. Gangguan yang satu ini berbahaya meski jarang terjadi. “Hanya terjadi pada orang-orang yang berisiko, seperti penderita kencing manis, kegemukan, ibu hamil, penderita kanker, riwayat stroke, riwayat deep vein thrombosis, atau riwayat operasi panggul dan tungkai,” ucapnya.

Supaya peredaran darah lancar, Sapto mengatakan para pelancong juga bisa menggunakan stocking kompresi. Kaus kaki jenis ini dapat mencegah aliran darah melambat. Jenis kaus kaki ini bisa dikenakan sepanjang perjalanan. Bagi mereka yang menempuh perjalanan darat, Sapto mengimbau agar berhenti di rest area setidaknya dua jam sekali. Di tempat istirahat itu, para pelancong bisa melakukan peregangan dengan berjalan kaki.

RITA NARISWARI

Berita lainnya:
4 Makanan Ini Tak Boleh Dicampur Susu
7 Jurus Agar Rumah Menjadi Kantor yang Nyaman
Dilarang Menahan Kentut, Perut Melembung Taruhannya






Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

5 jam lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.


6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

16 jam lalu

6 Fakta tentang Kafein dalam Kopi

Kafein dalam kopi memiliki kelebihan, namun juga dapat menimbulkan masalah. Berikut sejumlah fakta tentang kafein.


5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

1 hari lalu

5 Tanda dan Efek Samping Kelebihan Vitamin D

Mengonsumsi vitamin D dengan dosis tinggi dari waktu ke waktu dapat mencapai tingkat racun atau berbahaya dalam tubuh.


Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

1 hari lalu

Inilah Bahaya Paparan BPA bagi Kesehatan

Penelitian menunjukkan BPA dapat berdampak pada kesehatan manusia dengan berbagai cara.


Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

2 hari lalu

Inilah Kandungan Nutrisi Daun Kelor sehingga Dijuluki Superfood

Daun kelor mengandung banyak manfaat bagi kesehatan sehingga menjadi salah satu bahan pangan dengan julukan superfood.


6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

4 hari lalu

6 Manfaat Teh Putih, Mencegah Peradangan hingga Kesehatan Gigi

Teh putih diproduksi dengan memetik kuncup dan daun sebelum mekar


Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

4 hari lalu

Tempat Kerja Toxic Memang Seram, tapi Bisa Diatasi

Salah satu cara ampuh untuk mengatasi lingkungan kerja toxic adalah memulihkan diri sendiri.


Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

4 hari lalu

Tak Hanya Memicu Bahagia, Berikut Khasiat Cinta bagi Tubuh

Cinta merupakan salah satu hal yang disukai banyak orang. Tak banyak diketahui, cinta ternyata memiliki dampak positif bagi tubuh.


Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

5 hari lalu

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi dalam Sehari?

Mengonsumsi gula berlebih tidak baik untuk kesehatan. Berikut jumlah ideal gula yang bisa dikonsumsi dalam sehari.


3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

6 hari lalu

3 Manfaat Antioksidan bagi Kesehatan

Antioksidan adalah senyawa yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh.