Gurihnya Simit, Roti Bagel dari Turki

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roti bagel Turki. shutterstock.com

    Roti bagel Turki. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Simit merupakan roti khas Turki. Bentuknya seperti donat kepang bertabur biji wijen. Rasanya gurih. Roti ini juga bisa dibilang roti bagelnya Turki. Roti ini seperti campuran antara pretzel dan bagel.

    Di Turki, simit biasanya dikonsumsi sebagai menu sarapan dengan secangkir cay (teh), irisan mentimun, tomat, keju feta dan buah zaitun. Atau sebagai menu camilan pagi atau sore yang dikonsumsi dengan keju, mentega atau selai. Bisa juga polos tanpa tambahan.

    Roti ini telah ada sejak abad ke-16 di Istanbul. Evliya Celebi pada zaman kekaisaran Ottoman membawa makanan ini saat ia bepergian. Mak tak heran jika simit juga salah satu makanan favorit di daerah Makedonia, Syria, Yunani, Serbia walau dengan nama yang berbeda.

    Di Turki, simit mudah ditemukan. Biasanya pedagang kaki lima menjajakannya dalam gerobak makanan. Di kafe atau restoran cepat saji di Istanbul, simit bisa dinikmati dengan berbagai toping keju, pasta zaitun, sucuk (sosis pedas Turki yang terbuat dari daging sapi kering).

    Buat yang belum bisa berkunjung ke Turki, jangan khawatir tidak dapat mencicipi lezatnya simit. Resep yang diadopsi dari laman Allrecipes ini dapat Anda coba. Caranya sangat mudah. Saat menggigitnya sambil memejamkan mata, Anda dapat bayangkan seolah berada di Istanbul.Hmmm…

    Bahan:


    • 310 gram tepung terigu

    • 5 gram ragi instan

    • 1 sendok teh garam

    • 1 sendok teh gula

    • 150 - 200 mililiter air hangat, sesuai kebutuhan

    • 120 mililiter air panas

    • 120 mililiter molasses, gula cair coklat

    • biji wijen secukupnya



    Cara membuat:


    • Campurkan tepung, ragi, garam dan gula dalam mangkuk besar.

    • Tambahkan air sedikit demi sedikit sampai membentuk adonan kalis dan tidak lengket.

    • Tutup adonan dengan kain bersih dan diamkan selama 20 menit.Sisihkan.

    • Campurkan air panas dengan molasses/ brown sugar.

    • Ambil adonan lalu bentuk memanjang dan plintir sehingga membentuk seperti kepang     rambut, satukan ujungnya sehingga membuat lingkaran.

    • Celupkan adonan ke dalam campuran air dan molasses, lalu taburi permukaannya dengan biji wijen hingga permukaan adonan tertutup wijen.

    • Tempatkan adonan di atas loyang, tutup dengan plastik lalu diamkan kurang lebih 60 menit pada suhu ruang.

    • Panggang selama 10 sampai 15 menit, sampai berwarna keemasan.Angkat.

    • Sajikan.


    DINA ANDRIANI

    Baca juga :
    Sebab Penderita Diabetes Harus Batasi Makan Wortel
    Lingkaran Hitam di Mata, Keturunan atau Kelelahan? Solusinya?Apapun Alasannya, Hindari Minuman Energi saat Berolahraga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.