Benarkah Makanan Bisa Mempercantik Kulit?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • FPC. Nutrisi Kulit. Shutterstock

    FPC. Nutrisi Kulit. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta -Setiap perempuan menginginkan kulit yang sehat, bersih, dan bercahaya seperti perempuan lainnya. Berbagai informasi yang beredar makanan seperti biji chia, ikan berminyak, jamur, dan karbohidrat kompleks dapat bermanfaat untuk kesehatan kulit.

    Tapi masalahnya menurut dermatolog di Oregon Health and Science University School of Medicine Jon Hanifin diet tidak mungkin secara langsung memperbaiki kulit Anda. "Saya tidak tahu mengapa ada orang yang mengiklankan makanan untuk kulit agar bercahaya," kata Hanifin. Menurutnya, ini mungkin berasal dari pihak-pihak yang menjual suplemen kesehatan.

    Memang ada penelitian tentang efek makanan pada kulit. Beberapa di antaranya sangat mendukung. Contohnya, sebuah penelitian pada 2007 di American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa pria dan wanita yang berusia di atas 40 dengan tingkat asupan vitamin C yang lebih tinggi, keriput serta tingkat kekeringan kulitnya lebih sedikit.

    Studi lain yang dipublikasikan di jurnal Experimental Dermatology menemukan bahwa orang dengan jerawat parah ternyta kadar vitamin E dan vitamin A nya rendah. Setelah itu, disebutkan bahwa untuk membersihkan jerawat, kita harus mengkonsumsi biji bunga matahari yang kaya vitamin E. Juga makan lebih banyak jeruk untuk mengisi vitamin C agar bebas dari keriput.

    ADVERTISEMENT

    Tapi, beberapa dermatolog bersikap skeptis terhadap hal ini.

    "Saya pikir studi tersebut mengarah ke arah yang benar, tapi saya tidak akan membiarkan orang menjadi berlebihan," Janellen Smith, profesor dermatologi di University of California-Irvine School of Medicine.

    Marie Jhin, dermatolog dan penulis Asian Beauty Secrets, sependapat. "Diet penting untuk kesehatan kulit, tapi jika Anda memiliki kondisi kulit tertentu, maka mengubah kebiasaan makan saja  tidak cukup. Saat itulah kita perlu obat-obatan,” ujarnya.

    Baik Hanifin dan Smith tidak bisa mengatakan bahwa kulit sehat dan bersih dihasilkan hanya dengan mengubah makanan mereka. Namun kedua ahli kulit tersebut sepakat  bahwa diet yang rendah nutrisnya bisa membuat kulit rusak. Contohnya pasien yang kekurangan protein, misalnya, kulitnya akan kering dan terkelupas.

    "Minyak dan lemak adalah faktor pelembab alami, sehingga juga bisa membuat kulit lembut dan tak kering,” ujar Smith. Jadi Smith mendorong orang untuk mengkonsumsi makanan sehat, sayuran, protein, lemak, dan karbohidrat sehat serta olahraga teratur.

    "Diet alami yang baik adalah sesuatu yang hebat dan tidak hanya menguntungkan kulit, tapi juga hal lainnya, seperti jantung dan pembuluh dan otak Anda, "kata Smith. Di luar itu, gunakan tabir surya. Itu yang terbaik yang bisa Anda lakukan. Sisanya mungkin sedikit pengaruh genetika dan mungkin sedikit keberuntungan.

    Dan ingatlah bahwa Anda dapat berkonsultasi kepada dokter untuk membantu memperbaiki kondisi kulit. "Jika Anda memiliki kulit kering dan eksim kulit yang meradang, tentu ada beberapa obat topikal yang dapat digunakan, seperti steroid kortikal atau beberapa obat baru yang keluar," kata Hanifin.

    HUFFINGTON POST | NIA PRATIWI

    Baca juga :
    Hipertensi Juga Bisa Menyerang Paru, Apa Penyebabnya?
    Jurus Annisa Bahar Lindungi Buah Hatinya dari Narkoba
    Rahasia Pernikahan Langgeng Channing dan Jenna Dewan Tatum


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...