Generasi Millennial Susah Atur Duit karena Satu Prinsip

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menghitung uang. shutterstock.com

    Ilustrasi menghitung uang. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Umumnya generasi milenial mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan. Sebab, mereka memegang prinsip "Hidup Hanya Sekali" yang diterjemahkan dari You Only Live Once.

    Meski mempunyai dampak positif, prinisip ini menurut psikolog klinis Cantyo Atindriyo membuat generasi milenial kesulitan merencanakan keuangannya dengan baik. "Pandangan bahwa hidup hanya sekali dan kalau tidak bersenang-senang sekarang, kapan lagi, ini tidak sepenuhnya dibenarkan," ujarnya dalam peluncuran buku Kece Tanpa Kere oleh Permata Bank di Jakarta.

    Kegiatan bersenang-senang, berlibur, kongkow, dan kegiatan lainnya yang dilakukan anak muda tentu membutuhkan dana. "Dan untuk bersenang-senang, kita harus punya sumber dana dan mempertimbangkan apakah uang kita cukup," ujarnya.

    Meski begitu, Cantyo melanjutkan, poin positif dari prinsip hidup hanya sekali adalah agar lebih menikmati hidup. "Pandangan ini mengajarkan kita untuk hidup pada saat ini, karena memikirkan masa lalu hanya akan membuat depresi dan terus memikirkan masa depan akan membuat cemas," katanya.

    ADVERTISEMENT

    Namun, khusus untuk pengaturan keuangan, masa depan finansial wajib direncanakan dan dipersiapkan dengan matang.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Kenali Ciri-ciri Pria Pembohong di Kencan Online
    Waspada Game yang Picu Pemainnya Bunuh Diri
    Bekerja dari Rumah Memang Asyik, tapi Ada 7 Godaannya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...