Minggu, 19 Agustus 2018

Maudy Ayunda Punya Resep Pendidikan, Apa Itu?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maudy Ayunda saat mengunjungi kantor Tempo di Palmerah, Jakarta, 2 Mei 2017. TEMPO/Ratih PN

    Maudy Ayunda saat mengunjungi kantor Tempo di Palmerah, Jakarta, 2 Mei 2017. TEMPO/Ratih PN

    TEMPO.CO, Jakarta - Bicara soal pendidikan di Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2017 di Gedung Tempo, Jakarta Selatan, Maudy tampak bersemangat. Soal kurikulum pendidikan misalnya, Maudy berharap bisa dikembangkan lagi. "Masih banyak yang bisa digodok soal kurikulum dan budaya pembelajarannya," katanya yang siang itu juga menghadiri acara #ngopidikantor bersama Chicco Jerikho dan sejumlah seniman.

    Aktris cantik ini, menyebutkan bahwa masih banyak ruang untuk berkembang yang bisa mendorong para pelajar di Indonesia untuk berpikir kritis dan lebih cepat.

    "Saya sempat sekolah di sekolah Indonesia dan sekolah internasional. Terasa sekali bedanya. Di sekolah internasional, kurikulumnya lebih mengarahkan kita untuk lebih bertanya why dan how, bukan sekadar hapalan," kata Maudy yang di SMA-nya mengikuti kurikulum berbasis International Baccalaureate (IB). Saat itulah Maudy yang sudah terbiasa baca buku sejak kecil, ini digembleng belajar sendiri, membuat essay, mengekstrasi apa yang diketahuinya dalam sebuah teori, dan lain sebagainya.

    Dengan sistem pembelajaran itulah kemudian Maudy bisa lebih mudah melanjutkan sekolahnya di luar negeri. "Setiap essay kemudian bisa lebih mudah dikerjakan, lebih mudah berargumen, lebih kritis, dan lebih percaya diri," katanya. Maudy Ayunda resmi diterima menjadi mahasiswa jurusan P.P.E (Politics, Philosophy, and Economics), Universitas Oxford, pada 2013. Gelar sarjananya kemudian resmi diraihnya di awal Oktober 2016.

    Maudy menyebutkan bahwa dia mendapat resep pendidikan yang tepat. "Saya beruntung mendapatkan kombinasi aspek pendidikan yang baik selama sekolah di Indonesia," katanya. Disebutkan juga bahwa pendidikan itu multidimensial. Ada kelas, guru dan sistem pendidikan.

    "Seandainya saja sistem pendidikan di Indonesia itu diperbaiki sedikit saja, misalnya kurikulum diperbaiki," ujar Maudy serius.

    Maudi Ayunda, berniat melanjutkan sekolah lagi. "Itu pasti," katanya. Dia memang sangat mencintai sekolah. Saking cintanya, "Dari SD saya ingin jadi guru, saking gak mau keluar dari sekolah," katanya sambil tertawa.

    SUSAN

    Baca juga :
    Hari Pendidikan, Andien Bicara Sekolah Anak dan Orang Tua
    7 Jurus Agar Stretch Mark Tak Lagi Mengganggu
    4 Alasan Mengapa Produk Organik Lebih Mahal

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Fakta Pembukaan Asian Games 2018

    Pembukaan Asian Games 2018 yang spektakuler menuai pujian dari warganet. Ini fakta-faktanya.