Alasan Tali Sepatu Sering Kendur dan Terlepas Sendiri

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Seorang bocah membantu adiknya memasangkan tali sepatu di tepi jurang dalam perjalanan ke sekolah dengan melewati Gunung Fifa di Jazan, selatan Arab Saudi, 15 Desember 2016. REUTERS/Mohamed Al Hwaity

TEMPO.CO, Jakarta - Bagi penggemar sepatu keds atau sneakers, pasti menyebalkan, kalau tali sepatu sering kendur sampai lepas sendiri ketika dipakai. Walaupun sudah diikat kuat dengan teknik simpul apapun, ternyata tali sepatu tetap beresiko terlepas sendiri.

Fenomena sehari-hari yang terlihat sepele ini menarik perhatian Profesor Oliver O'Reilly, ilmuwan asal Universitas California, Berkeley untuk melakukan riset. Bersama timnya, Profesor O'Reilly mengamati gerakan seseorang yang berlari disebuah treadmill.

Selanjutnya, gerakan direkam dengan kamera berkecepatan tinggi dan diukur kecepatan gerakannya dengan accelerometer. Hasil pengamatan menujukkan awalnya tidak terjadi apapun pada tali sepatu. Namun setelah beberapa waktu, tiba-tiba tali sepatu mengendur kemudian terlepas.

Setelah dilakukan analisis mekanik mendalam, ada dua hal yang membuat tali sepatu terlepas. Pertama adalah gaya gravitasi atau g-force dan gaya inersia akibat gerakan ayunan kaki yang bekerja pada ujung tali sepatu.

Entakan kaki dan ujung tali yang menjuntai adalah penyebab utama kendurnya simpul pada tali sepatu. Ketika berlari, setiap kaki menyentuh tanah maka menimbulkan tekanan yang lebih kuat dibandingkan gaya gravitasi yang muncul saat roller coaster terkuat di dunia meluncur. Setelah tali sepatu meregang akibat tekanan gaya gravitasi, tali sepatu yang tetap digunakan untuk bergerak jadi lebih mudah terlepas.

Hal ini terjadi karena saat kaki mengayun, gaya inersia bekerja pada ujung tali untuk menarik tali. Peristiwa ini serupa dengan apa yang terjadi ketika kita melepas tali sepatu dengan cara menarik salah satu ujungnya, namun dalam gerakan yang lebih lambat.

Pada dasarnya gaya inersia adalah kecenderungan benda fisik mempertahankan keadaan gerakannya hingga ada gaya lain yang menekannya untuk mengubah kecepatan, arah, atau gerak. Jadi, saat kaki mengayun ke depan dan ujung tali sepatu terhempas ke depan, akan ada gaya yang menariknya ke arah berlawanan untuk mempertahankan keadaan. Hal inilah yang menimbulkan Avalanche Effect atau perubahan-perubahan kecil namun bisa menyebabkan hasil yang signifikan pada ikatan tali.

Waktu lepasnya tali sepatu ini relatif berbeda tergantung sebarapa kuat simpul atau teknik simpul yang digunakan. Dalam Jurnal yang dipublikasikan Proceedings Of The Royal Society A, Professor O'Reilly juga menyebutkan jika ingin membuat simpul tali sepatu yang kuat, maka harus diikat sedemikian sehingga ikatan dan ujung tali sepatu mengarah horizontal atau tegak lurus terhadap kaki, bukan dengan ikatan vertikal karena hanya akan membuat ikatan tali jadi lebih lemah.

TABLOIDBINTANG

Berita lainnya:

Kulitmu Berminyak tapi Mendadak Jadi Kering, Cek 7 Pemicunya

Pelajari Racun Laba-laba Malah Temukan Obat Stroke Masa Depan
Cukur Bulu Kemaluan dan 5 Hal yang Mengancam Kesehatan Vagina






Jisoo Blackpink Elegan Mengenakan Gaun Mini Hitam di Fashion Show Dior

7 jam lalu

Jisoo Blackpink Elegan Mengenakan Gaun Mini Hitam di Fashion Show Dior

Jisoo Blackpink bergaya klasik sekaligus chic saat menghadiri presentasi Dior di Paris Fashion Week


Jessica Simpson Bereksperimen dengan Gaya Glamor Retro dari Film dan TV

1 hari lalu

Jessica Simpson Bereksperimen dengan Gaya Glamor Retro dari Film dan TV

Jessica Simpson bersyukur memiliki bisnis fashion sendiri untuk mengeksplorasi kreativitas saya tanpa batasan.


Paris Hilton Tutup Pertunjukan Versace dengan Gaun Mini Metalik yang Ikonik

4 hari lalu

Paris Hilton Tutup Pertunjukan Versace dengan Gaun Mini Metalik yang Ikonik

Gaun mini metalik di ulang tahun Paris Hilton telah menginspirasi banyak desainer, versi lain dipakai beberapa selebritas Hollywood.


Gaya Taylor Swift Raih Penghargaan Penulis Lagu dengan Gaun Cutout Berpayet

6 hari lalu

Gaya Taylor Swift Raih Penghargaan Penulis Lagu dengan Gaun Cutout Berpayet

Taylor Swift terlihat mirip dengan salah satu penampilannya saat Tur Reputation 2018


Erdem Memberikan Penghormatan untuk Ratu Elizabeth II Lewat Koleksi Musim Semi 2023

7 hari lalu

Erdem Memberikan Penghormatan untuk Ratu Elizabeth II Lewat Koleksi Musim Semi 2023

Kehidupan dan waktu sang Ratu Elizabeth II sering menjadi acuan bagi Erdem, terutama dalam Koleksi Resort 2023-nya


Rebel Wilson Ungkap Alasan Menyukai Warna Pink dan Sumber Inspirasi Fashion

7 hari lalu

Rebel Wilson Ungkap Alasan Menyukai Warna Pink dan Sumber Inspirasi Fashion

Rebel Wilson mengakui bahwa berada di depan lampu yang berkedip di karpet merah bisa menyulitkan


Gaya Busana Perdana Menteri Liz Truss dan Kecintaannya pada Fashion Inggris

21 hari lalu

Gaya Busana Perdana Menteri Liz Truss dan Kecintaannya pada Fashion Inggris

Perdana Menteri Inggris yang baru, Liz Truss, dikenal akan kecintaannya pada fashion negaranya dan pendukung mode berkelanjutan.


JF3 di Kelapa Gading Hadir Lagi, Angkat Tema Keragaman Budaya Indonesia

26 hari lalu

JF3 di Kelapa Gading Hadir Lagi, Angkat Tema Keragaman Budaya Indonesia

festival fashion dan kuliner JF3 tidak diselenggarakan selama dua tahun karena pandemi, tahun ini hadir dengan ragam budaya Indonesia.


Tips Merawat Baju Rajut agar Awet

26 hari lalu

Tips Merawat Baju Rajut agar Awet

Pemilik merek fashion Gonegani memberikan tips agar baju rajut tidak mudah rusak dan tetap indah dalam waktu lama.


Disambangi 1.500 Orang Perhari, Transaksi Jogja Fashion Week 2022 Rp 1,3 Miliar

26 hari lalu

Disambangi 1.500 Orang Perhari, Transaksi Jogja Fashion Week 2022 Rp 1,3 Miliar

Perhelatan Jogja Fashion Week 2022 dengan tema Karya Wastra Bhineka ini sebagai momen kebangkitan Industri Kecil Menengah bidang fashion.