Donita Bimbang Ajak Anaknya Berenang, Adi Memastikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebriti Donita ditemui saat menghadiri peluncuran kerjasama online store BliBli.com dengan Mums and Babes di kawasan Pakubuwono, Jakarta, 20 Juni 2016. Donita tampil cantik dengan bentuk tubuh yang ramping meski 7 bulan lalu baru melahirkan anak pertamanya. TEMPO/Nurdiansah

    Selebriti Donita ditemui saat menghadiri peluncuran kerjasama online store BliBli.com dengan Mums and Babes di kawasan Pakubuwono, Jakarta, 20 Juni 2016. Donita tampil cantik dengan bentuk tubuh yang ramping meski 7 bulan lalu baru melahirkan anak pertamanya. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Donita ingin sekali mengajak anaknya Athariz Alfarizqi Svarga Nugroho atau Svarga, berenang. Namun istri Adi Nugroho ini bimbang apakah anak yang baru berusia 10 bulan sudah siap bermain air di kolam.

    “Diajak berenang enggak ya? nanti sakit, pilek, panas, bagaimana?” kata Donita di acara Nestle Dancow Advanced Excelnutri+ di Jakarta, Sabtu 29 April 2017. Tapi Donita sadar, jika ketakutan itu tak segera dienyahkan, maka buah hatinya yang kini berusia 1 tahun 5 bulan tak bisa bereksplorasi.

    Untuk menghilangkan kekhawatiran itu, Adi Nugroho berperan meyakinkan Donita kalau mengenalkan air kepada Svarga tidak berisiko asalkan terjamin keselamatannya. “Adi bertanya, 'apakah dalam pengawasan dan Svarga dalam keadaan sehat? lalu apa lagi yang ditakutkan?',” ucap Donita menirukan perkataan Adi. “Iya, ya. Kalau begitu, kenapa harus takut.”



     

    A post shared by Donita Nugroho (@donitabhubiy) on Sep 25, 2016 at 1:05am PDT





    Donita akhirnya percaya diri untuk mengenalkan Svarga ke air di kolam renang. Selain mengajak berenang, Donita kerap bercerita kepada Svarga menggunakan boneka. “Aku biasa bercerita menggunakan boneka Doraemon atau Barnie,” ujarnya.



     

    A post shared by Donita Nugroho (@donitabhubiy) on Mar 28, 2017 at 7:22pm PDT



    ADVERTISEMENT

    Donita mengingatkan orang tua yang kerap melarang anaknya beraktivitas. “Kalau sering bilang jangan, akibatnya anak jadi penakut dan tidak berkembang,” katanya.

    Tapi di balik rasa takut itu, Donita melanjutkan, ada anak yang malah tertantang karena penasaran. “Akhirnya, anak tetap melakukan apa yang dilarang tanpa pengawasan,” katanya. Donita mencontohkan, melarang anak naik tangga akan membuat si kecil melakukannya secara diam-diam dan justru membahayakan.

    RINI K

    Berita lainnya:

    Cara Ajarkan Anak Membaca Sesuai Usianya
    Risiko Jika Bayi Lahir Kurang dari 2,5 Kilogram


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pendaftaran Kartu Prakeraja Gelombang 18 Akan Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar

    Pemerintah akan membuka pendaftaran program Kartu Prakerja Gelombang 18 dalam waktu dekat. Begini syarat dan cara daftar untuk mendapatkan kartu itu.