Hari Buruh, Perempuan Jangan Melihat Wanita Karier Saja

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Sejumlah perempuan buruh angkut di pasar Kebon Roek Amepnan, membawa barang di atas kepalanya. Para buruh perempuan ini terkenal gesit dan pekerja keras. Mataram, NTB, 5 Agustus 2015. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

TEMPO.CO, Jakarta - PresidenAsosiasi Serikat Pekerja atau Aspek Indonesia Mirah Sumirat mengatakan mengatakan hanya 10 persen buruh perempuan di tanah air yang tidak termasuk buruh kasar. Mayoritas dari 10 persen itu bekerja di kota-kota besar di Indonesia.

"Sisanya itu merupakan buruh kasar, sekitar 90 persen dari buruh perempuan Indonesia," kata Mirah Sumirat kepada Tempo saat dihubungi Jumat, 28 April 2017. Mirah menuturkan hal ini umumnya disebabkan oleh tingkat pendidikan yang masih rendah. Baca: Benarkah Perempuan Susah Dapat Kerja Setelah Berhenti

Mirah menambahkan masih ada orang tua di daerah yang enggan menyekolahkan anak perempuannya sampai pendidikan tinggi, karena berpikir anak perempuannya akan berujung bekerja di dapur saja sebagai seorang istri. Baca juga: Menjelang Hari Buruh, Polri Tetapkan Siaga 1

Menurut Mirah, persentase pendidikan buruh perempuan sekitar 60 persen berpendidikan SD-SMP, 30 persennya berpendidikan SMA dan sekitar 10 persennya berpendidikan tinggi. Mereka yang berada di posisi 10 persen ini yang tak termasuk kategori buruh kasar.

Mirah mengungkapkan daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah merupakan tempat di mana angka buruh kasar perempuan terbanyak berada. Mereka, kata Mirah, bekerja di pabrik-pabrik rokok dan garmen dan ditambah pula pabrik garmen mulai berpindah ke Timur pulau Jawa dari Barat pulau Jawa.

Sementara di kota-kota besar seperti Jakarta, buruh perempuan banyak yang mendapatkan posisi lebih baik. Namun dia mengingatkan kalau buruh perempuan yang bekerja di ritel sebenarnya adalah buruh kasar juga.

Mirah Sumirat mengatakan masih banyak perusahaan yang tak menerapkan secara konsisten hak-hak buruh perempuan. Padahal Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaaan sudah memuat secara baik hak-hak buruh perempuan.

DIKO OKTARA

Berita lainnya:
Kelakuan Orang yang Jadi Biang Kerok dalam Grup
Kiat Bikin Atasan Terkesan dan Dapat Nilai Bagus di Kantor






Menaker: May Day Momentum Gaungkan Hubungan Industrial Pancasila

31 Maret 2022

Menaker: May Day Momentum Gaungkan Hubungan Industrial Pancasila

Hubungan Industrial Pancasila efektif dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis.


Berakar dari Yunani Kuno, Inilah Sejarah Kontes Kecantikan

15 Oktober 2021

Berakar dari Yunani Kuno, Inilah Sejarah Kontes Kecantikan

Kontes kecantikan terus dilanggengkan hingga sekarang. Kontes kecantikan sendiri mempunyai sejarah yang panjang.


Walikota Hendi Teruskan Aspirasi Buruh Lewat APEKSI

3 Mei 2021

Walikota Hendi Teruskan Aspirasi Buruh Lewat APEKSI

Walikota Semarang menyampaikan kekhawatiran para pekerja terkait UU Cipta Kerja. Antara lain sistem kerja kontrak, praktik outsourcing, dan waktu kerja yang eksploitatif


May Day 2020, 5 Film Ini Mengulik Perjuangan Buruh

1 Mei 2020

May Day 2020, 5 Film Ini Mengulik Perjuangan Buruh

Berikut 5 film yang menyoroti perjuangan para buruh dan pekerja, yang cocok untuk ditonton di Hari Buruh Internasional atau May Day 2020.


Hari Buruh, Sindikasi Desak Bekraf Buka Ruang Mediasi

1 Mei 2019

Hari Buruh, Sindikasi Desak Bekraf Buka Ruang Mediasi

Di Hari Buruh, para pekerja industri kreatif berharap Bekraf membuka ruang mediasi bagi pekerja dengan pemilik perusahaan dan pemerintah.


Hari Buruh, Pekerja Seni Berorasi dengan Kreatif Ramah Lingkungan

1 Mei 2019

Hari Buruh, Pekerja Seni Berorasi dengan Kreatif Ramah Lingkungan

Serikat pekerja media dan industri kreatif atau Sindikasi mendorong ekosistem kerja yang berkeadilan di peringatan Hari Buruh 1 Mei.


May Day Panas, Polisi - Buruh Saling Dorong

1 Mei 2019

May Day Panas, Polisi - Buruh Saling Dorong

Di sekitar halte Tosari, Jakarta Pusat, massa May Day yang tertahan berusaha mendobrak barikade polisi.


May Day di Kota Depok, Pekerja Tuntut Upah Sesuai SK Gubernur

1 Mei 2018

May Day di Kota Depok, Pekerja Tuntut Upah Sesuai SK Gubernur

Memperingati May Day di Depok, serikat pekerja akan memonitor perusahaan yang belum membayarkan upah minimum sesuai dengan SK Gubernur Jawa Barat.


May Day di Kabupaten Tangerang, Seribu Buruh Ikut Lomba Mancing

1 Mei 2018

May Day di Kabupaten Tangerang, Seribu Buruh Ikut Lomba Mancing

Pemerintah kabupaten dan polres setempat mengajak buruh tidak berdemo saat May Day, tapi ikut lomba dan donor darah.


Peringatan May Day di Tangerang Selatan Diisi Aneka Lomba

1 Mei 2018

Peringatan May Day di Tangerang Selatan Diisi Aneka Lomba

Buruh di Tangerang Selatan mengikuti lomba selama peringatan May Day.