Mengenal Jenis Kasur dan Plus Minusnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kamar tidur. shutterstock.com

    Ilustrasi kamar tidur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tentu Anda menginginkan tidur nyenyak dan bangun dengan segar. Ada beragam jenis kasur yang dapat dipilih. Jangan sampai Anda salah menggunakannya.

    Pilihlah kasur yang benar dan sesuai dengan kebutuhan. Setiap jenis kasur memiliki kelebihannya sendiri. Nah, apa saja jenis kasur perbedaan dan kelebihannya. Berikut ulasan jenis kasur dari dekoruma.com:

    1. Kasur busa atau foam
    Kasur busa memiliki banyak varian mulai dari perbedaan ukuran dan ketebalan. Material utama dari kasur ini adalah lapisan busa yang dibungkus dengan kain, tanpa penopang yang cukup kuat.

    Ini sebabnya, kasur busa cenderung lebih gampang kendur di bagian tertentu yang biasa mendapatkan tekanan lebih besar. Kasur busa yang bagus memiliki pori-pori busa yang rapat, juga tekstur tidak terlalu keras atau lembek. Meski begitu, kasur busa atau yang biasa juga disebut dengan foam ini menjadi salah satu jenis kasur yang paling populer di masyarakat.

    ADVERTISEMENT

    2. Memory foam
    Memory foam memiliki sifat lebih padat dibandingkan kasur foam biasa. Dengan tingkat kepadatan yang lebih tinggi, kasur ini dinilai lebih tahan lama. Memory foam juga terkenal dengan kelembutan dan keempukannya yang nyaman digunakan untuk tidur.

    Material yang lembut membuatnya mengikuti bentuk tubuh Anda dengan baik. Anda yang memiliki masalah punggung bisa mengandalkan kasur ini sebagai alas tidur karena kepadatannya bisa memberi dorongan yang tepat untuk setiap lekuk tubuh Anda.

    3. Spring bed
    Spring bed yang memiliki komponen spiral atau pegas di dalam kasurnya juga tak kalah populer. Kasur spring bed biasanya menjadi favorit anak-anak karena bisa digunakan untuk berloncatan layaknya bermain trampolin. Kasur ini umumnya terdiri dari pegas yang dilapisi kantong busa untuk kenyamanan.

    Umumnya, kasur yang memiliki banyak pegas maka kualitasnya lebih baik. Pegas ini berfungsi untuk memantulkan kembali tekanan berat tubuh Anda sehingga kontur kasur akan mengikuti lekuk tubuh dan nyaman digunakan saat tidur.

    4. Kasur full latex
    Menggunakan bahan yang alami, kasur full latex banyak dicari oleh orang yang mengutamakan kenyamanan sekaligus peduli lingkungan. Busa latex ini terbuat dari karet alam yang aman dan tidak menimbulkan alergi apa pun karena kasur ini dipercaya tidak menjadi tempat bersarangnya tungau dan kutu lainnya.

    Aliran udara masih bisa bebas masuk di lapisan busa latex yang menjadikannya lebih awet dan lebih sejuk dibanding kasur jenis lainnya. Selain full latex, ada juga busa kasur yang terbuat dari latex dan air. Meskipun ada campuran air, kasur jenis ini masih memiliki kualitas yang bisa diandalkan.

    5. Plush top dan pillow top
    Plush top dan pillow top adalah dua jenis bantalan kasur yang berbeda bentuk. Plush top atau lapisan busa tambahan ini biasanya ada pada spring bed dan diletakkan di bagian atas untuk menutupi pegas agar Anda tetap nyaman berbaring di atasnya.

    Pillow top adalah lapisan busa yang juga diletakkan di bagian atas material kasur utama, hanya saja bentuknya lebih mengembang menyerupai bantal. Karena bentuknya yang lebih tebal, pillow top banyak diminati oleh konsumen.

    6. Hybrid
    Sesuai dengan namanya, kasur hybrid mencampurkan beberapa jenis kasur menjadi satu demi menghadirkan kenyamanan Anda dalam beristirahat. Kombinasi jenis kasur yang digunakan biasanya adalah spring bed berlapis latex dan di atasnya ada lapisan pillow top. Dengan kombinasi semacam ini, kasur hybrid menawarkan kenyamanan ekstra dan durasi pemakaian yang relatif lebih lama alias awet.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Buat Kebab Sendiri di Container Baba Rafi

    Terapi Estrogen Baik untuk Wanita Asalkan...

    Keajaiban pada Otak Anak di Usia 0-6 Tahun


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.