Jangan Sentuh Makanan yang Sudah Dihinggapi Lalat, Alasannya...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lalat di atas makanan. Shutterstock.com

    Ilustrasi lalat di atas makanan. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Lalat sudah dikenal sebagai binatang yang jorok karena suka hinggap di sekitar tempat sampah. Saat lalat hinggap di atas makanan, hampir selalu ada muntahan lalat di makanan itu.

    Lalat tak bisa mengunyah. Jadi, alih-alih mengunyah dan menelan makanan, lalat akan mengeluarkan enzim pencernaan pada makanan sebelum memakannya.

    Selain itu, lalat rata-rata membawa lebih dari 200 jenis bakteri berbahaya karena suka hinggap di makanan busuk dan kotoran. Demikian Mail Online melaporkan. Lalat punya ribuan rambut kecil pada lengan dan kakinya yang memungkinkan kuman-kuman berbahaya pindah ke makanan. 

    "Lalat cuma butuh menyentuh makanan selama sedetik agar kakinya atau rambut-rambut kecil di seluruh tubuh bisa memindahkan kuman dari makanan jorok yang dimakannya ke makanan Anda," kata Ron Harrison, seorang ahli serangga dan direktur layanan teknis di Orkin Pest Control.

    ADVERTISEMENT

    "Dan, karena lalat bisa menyebarkan penyakit berbahaya serta menular seperti kolera, disentri, dan tifus, sebaiknya jangan makan makanan yang sudah dihinggapi lalat," ujarnya.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Pahami Risiko Jika Menunda Kehamilan
    Berat Badan Berkaitan dengan Risiko Terserang Migrain
    Emmanuel Macron dan Brigitte, Kisah Cinta Terpaut 24 Tahun


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...