Buat Kebab Sendiri di Container Baba Rafi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Container Baba Rafi. tabloidbintang.com

    Container Baba Rafi. tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Container Kebab Cafe by Baba Rafi merupakan cafe kebab pertama yang memakai konsep container. Di tempat ini para pelanggan dapat bermain gadget sepuasnya dengan menggunakan fasilitas free Wifi sambil menikmati live musik dan tersedianya spot photo selfie di setiap sudut ruangan.

    Konsep “make your own kebab” terdapat di café kebab ini, pelanggan dapat membuat kebab sesuai dengan selera mereka, mulai dari tortilla base, sayuran, saus, sampai tambahan topping lainnya.

    Black Kebab Baba Rafi merupakan menu kebab utama di Container Kebab by Baba Rafi dan kini juga ada di Container Kebab Cafe by Baba Rafi. Warna hitam pada tortilanya terbuat dari Natural Activated Charcoal atau arang bambu yang memiliki pori-pori efektif untuk mengikat racun-racun dan zat kimia berfungsi sebagai detox free.

    Selain itu, ada juga menu baru bernama Mini Murtabak yang berisikan daging patty khas Baba Rafi dan dibalut dengan tortila khas Baba Rafi. Dan yang paling baru adalah Hotburger dan Special Drinks.

    Hendy Setiono yang juga pemilik PT Baba Rafi Indonesia adalah orang di balik ide menu ini. Dia mengatakan Hotburger merupakan kombinasi antara hotdog dan burger yang dijadikan satu, sehingga konsumen bisa merasakan perpaduan hotdog dan burger dalam satu gigitan.

    Container Kebab Cafe by Baba Rafi hadir di Jalan Raya Jatinangor Nomor 146, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Juga telah dibuka di Sidoarjo Jawa Timur, serta akan disusul di Depok dan Surabaya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Resep Semur Khas Jepara
    Serunya Menikmati Film dengan Suasana Kafe


    Bukan Pelayan, Shinkansen Antarkan Sushi ke Pelanggan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.