Buang Bagian Roti Jamuran Tetap Tak Aman, Simak Alasannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi roti berjamur. youtube.com

    Ilustrasi roti berjamur. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita kerap memotong bagian roti yang berjamur agar roti tidak terbuang. Roti yang tidak terkena jamur bisa dikonsumsi kembali dengan keyakinan, jamur hanya mengenai bagian yang ditumbuhi bercak abu-abu tersebut.

    Sayangnya, kebiasaan ini tidak menjamin jamur akan mati. Sebab, menurut salah seorang perwakilan agrikultur Amerika, Marianne Gravely, jamur kemungkinan telah menyebar ke bagian roti lain meski tidak menimbulkan bercak abu-abu.

    "Roti termasuk makanan bertekstur lunak, dan akar jamur dengan cepat meresap ke dalam roti tanpa terlihat mata," katanya seperti diungkap laman Delish.

    Sebab itu, segera buang roti jika ditumbuhi jamur pada salah satu sisi. Selain roti, buah bertekstur lunak dan daging irisan juga sebaiknya segera dibuang jika timbul jamur.

    ADVERTISEMENT

    Sebaliknya, untuk makanan bertekstur keras seperti wortel atau keju keras (hard cheese) yang berjamur masih bisa dikonsumsi dengan membuang jamur tersebut. Karena akar jamur tersebut tidak bisa bergerak secepat pada makanan bertekstur lunak. Agar lebih aman, potong jamur tersebut hingga jarak satu inci pada sekelilingnya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Aturan Dasar Saat Membersihkan Gigi

    Selena Gomez Potong Rambut Jadi Choppy Lob

    Berat Badan Berkaitan dengan Risiko Terserang Migrain


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.