Belajar Percaya Diri dari 4 Selebriti

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita karir dengan penuh percaya diri. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita karir dengan penuh percaya diri. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hampir setiap orang pernah mengalami rasa tidak percaya diri. Selebriti sekelas Aline Adita, Intan Erlita, Nadia Mulya dan Rahmah Umayya pun pernah mengalami hal ini dan menuangkannya dalam buku berjudul "Minder… Done That!." Buku ini berisikan pengalaman pribadi empat penulis buku tersebut.

    Lewat buku ini Aline menginginkan anak-anak muda mempunyai karakter sendiri. "Anak-anak muda yang masih mencari jati diri yang terhimpit oleh peer pressure dan desakan dari media sosial agar berani memiliki karakter sendiri," kata Aline. "Jangan lagi fokus pada kekurangan. Semua orang memiliki kelebihan yang perlu dipoles untuk meraih kesuksesan.” Baca: Cara Memupuk Rasa Percaya Diri

    Siapa sangka melihat Aline fashion show, Intan menjadi narasumber, Nadia pemandu acara live, atau Rahmah pengajar public speaking, dahulu pernah gagu, menangis, atau melakukan kesalahan yang kian mengikis rasa percaya diri? Baca juga: 10 Indikator Anda Tergolong Sosok yang Penuh Percaya Diri

    “Dalam buku ini, kami berbagi kisah paling pribadi kami, proses menemukan potensi diri hingga kiat-kiat mendongkrak pede hingga bisa menjadi sosok seperti sekarang,” tutur Rahmah Umayya.

    ADVERTISEMENT

    Selain menuangkan pengalaman saat minder dan nervous, mereka juga menuliskan kiat-kiat dalam buku terbitan Gramedia itu untuk mengatasinya. Kiat-kiat yang dimaksud ada berbagai macam, salah satunya dengan latihan “menangkis” komentar orang lain. Sehingga bila ada celaan atau hal yang bisa membuat drop rasa percaya diri, kita bisa lebih santai menghadapinya dengan candaan.

    Sebelum itu, pembaca diajak untuk mengikuti kuis yang mengukur tingkat kepedean. Cerita dalam buku ini disampaikan dengan ringan, personal dan tulus untuk menunjukkan bahwa minder adalah kondisi yang dialami oleh semua orang pada suatu titik dalam hidupnya.

    Minder bukanlah suatu vonis penyakit terminal ataupun sifat, minder adalah kondisi yang bisa diubah! Yang penting memutuskan mau berubah dan mengupgrade diri. Sehingga kalau ada yang menanyakan "pernah minder?" bisa menjawab "been there, done that. "Dulu pernah, sekarang nggak lagi. “Itulah yang ingin kami bagikan,” ujar Aline Adita.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Kelakuan Orang yang Jadi Biang Kerok dalam Grup


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.