Parfum Gwyneth Paltrow Menebar Aroma Pedas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gwyneth Paltrow. wikipedia.org

    Gwyneth Paltrow. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Gwyneth Paltrow kerap meluncurkan produk-produk aneh dalam situs miliknya Goop. Mulai dari produk jade eggs yang diklaim dapat meningkatkan gairah seksual perempuan, sampai produk wewangian dan lilin yang beraroma shiso.

    Produk wewangian tersebut dijual seharga US$ 165 per botol atau sekitar Rp 2,2 juta. Shiso dikenal sebagai ramuan Jepang yang biasanya dipakai untuk wadah wasabi dalam nampan sushi. Shiso termasuk keluarga tanaman mint yang populer digunakan dalam bahan masakan Asia. Baca: Rahasia Tubuh Langsing seperti Gwyneth Paltrow

    Di era Victoria, Inggris, shiso disebut tanaman bistik. Sementara banyak orang Amerika yang menyebutnya perilla karena merujuk pada keluarga tanaman mint. Baca juga: Gwyneth Paltrow Ajarkan Cara Menguap yang Benar


    Parfum Shiso dari Gwyneth Paltrow. (Goop)

    Lantas seperti apa bau parfum shiso ini? Menurut laman Goop, memanfaatkan shiso sebagai aroma utama sangat jarang digunakan dalam dunia wewangian. Yang dihasilkan dari shiso adalah aroma kayu kuno dan pedas menyengat. Sedangkan menurut Chef Ralph Scamardella aroma shiso mirip kayu manis dan cengkih.

    Shiso dapat tumbuh di seluruh Jepang. Anda dapat menanam shiso di kebun atau menanam benihnya di nampan lalu pindahkan ke tanah setelah meninggi. Shiso juga populer sebagai tanama hias di kebun yang sangat mudah dipetik lalu disajikan sebagai pendamping makanan.

    Shiso memiliki aroma mint yang sangat semerbak ketika ditumis. Shiso juga dapat digunakan sebagai hiasan, diiris dan ditambahkan ke dalam sepiring mie. Restoran di Amerika sering menggunakan shiso, misalnya menambahkannya ke dalam cocktail.

    HUFFINGTON POST | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Sri Mulyani atau Megawati, Mana Lebih Populer di Media


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.