Selasa, 20 Februari 2018

Jadi Wanita Karier Boleh Saja,Tapi Jangan Lupa Peran di Rumah

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 21 April 2017 20:55 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jadi Wanita Karier Boleh Saja,Tapi Jangan Lupa Peran di Rumah

    Ilustrasi wanita bekerja dari rumah bersama anak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dialog dengan pasangan adalah hal penting dilakukan oleh seorang wanita karier. Kehidupan karier dan keluarga dapat berjalan seiring dan seirama bila ada dialog yang baik dengan suami, kata psikolog Indah Kemala Hasibuan berkenaan dengan perayaan Hari Kartini.

    "Artinya istri harus melakukan dialog dengan suami terkait peranannya di luar. Dengan dialog yang dilakukan itu maka akan dapat solusi dan saling pengertian. Jadi, tidak ada yang merasa dikalahkan dan tidak ada yang merasa menang," ujarnya.

    Perempuan, lanjut Indah, idealnya mampu menyelaraskan urusan peningkatan karier dengan kepentingan keluarga sehingga keharmonisan rumah tangga tetap terjaga.

    "Karier boleh terus meningkat, tapi keluarga juga tidak dapat dikesampingkan. Dengan kata lain, antara karier dan keluarga harus selaras," kata Indah.

    Menurut Ketua Perhimpunan Konselor VCT HIV/AIDS Kota Medan ini, kini banyak perempuan yang memiliki karier cukup tinggi di berbagai bidang dan hendaknya mereka tidak melupakan kodrat sebagai ibu atau istri. Artinya, andil perempuan di berbagai jabatan penting baik di pemerintahan, legislatif, perusahaan maupun sebagai pengusaha, sudah cukup banyak.

    Tetapi, capaian tersebut idealnya disertai kesediaan sebagai ibu, pendidik dan pengasuh anak-anak, generasi penerus kehidupan agama dan bangsa.

    BISNIS

    Artikel lain:
    Kenali Tipe Penjilat di Tempat Kerja
    5 `Obat` Penyemangat Saat Kamu Sedih
    Cara Menteri Susi Jadi Kartini Sukses Masa Kini


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Nomor Urut Partai Politik Peserta Pemilu 2019

    Ketua KPU Arief Budiman memimpin pengundian nomor urut untuk partai politik peserta Pemilu 2019 pada Sabtu 17 Februari 2018, Golkar dapat nomor 4.