7 Keterampilan Sosial yang Perlu Dikuasai Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak bermain/anak dan warna. Shutterstock.com

    Ilustrasi anak bermain/anak dan warna. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang tua ingin memiliki anak yang tumbuh dengan sehat, cerdas dan percaya diri. Caranya, asah tujuh keterampilan sosial anak dengan stimulasi yang tepat.

    Psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani mengatakan dalam masa tumbuh kembang anak, orang tua harus memperhatikan keselarasan lima hal penting yaitu fisik, kemampuan kognitif, kemampuan bahasa, emosi, dan keterampilan sosial.

    Artikel terkait:
    7 Cara Agar Anak Terbiasa Makan Sehat
    Pilkada DKI, Ernest Prakasa bawa Anak ke TPS
    8 Tanda Anak Siap Ditinggal Sendirian di Rumah

    "Penting bagi anak memiliki keterampilan sosial supaya lebih mudah diterima oleh siapapun di lingkungannya, lebih mampu menyelesaikan masalah dengan orang lain, mampu mengasah berbagai keterampilan hidup, membantu mengurangi kesulitan di sekolah dan tentunya membuat anak lebih semangat bersekolah," katanya.

    ADVERTISEMENT

    Anna Surti Ariani menjelaskan, ada beberapa keterampilan sosial yang perlu dikuasai anak, seperti berteman, bekerjasama, menyelesaikan pertengkaran, peduli terhadap yang sakit atau kekurangan, marah tanpa mengganggu orang lain, sabar menunggu (mengantri), dan mengikuti aturan. "Melalui permainan, anak-anak dapat mempelajari dan mengenal beberapa keterampilan sosial tersebut," katanya. Contoh sederhana, anak mesti bergantian dan mengantri ketika hendak menaiki flying fox. Dari situ, anak akan belajar budaya mengantri.

    Keterampilan sosial berkaitan erat dengan pemenuhan nutrisi yang tepat dan lengkap karena status nutrisi berhubungan dengan perkembangan sosio-emosional anak dalam masa tumbuh kembang. Anna Surti Ariani menambahkan, menjadi anak yang sehat merupakan landasan utama bisa memiliki keterampilan sosial yang baik, karena akan membuat perkembangan psikologinya baik pula.

    "Dengan tubuh sehat karena nutrisi tercukupi, dia menjadi anak yang lebih tahan terhadap stres, mampu meregulasi emosinya, lebih leluasa mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya dan menjadi anak yang lebih mudah bergaul di kemudian hari,” ujarnya.

    BISNIS

    Berita lainnya:
    Resep Kembang Kol Lunak
    Bicara Kartini, Menteri Khofifah Sebut Megawati
    Kefir, Manfaatnya dari Anti Tumor sampai Obesitas


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.