Kata Menteri Retno, Nila, dan Khofifah Ihwal Kartini di Birokrasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi bersama Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan Penyanyi Maudy Ayunda saat membacakan surat Kartini pada acara

    Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi bersama Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek dan Penyanyi Maudy Ayunda saat membacakan surat Kartini pada acara "Panggung Para Perempuan Kartini" di Museum Bank Indonesia, Kota, Jakarta, 11 April 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto


    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan merasa beruntung karena hidup di lingkungan keluarga yang mendukung kariernya sebagai diplomat. "Saya hidup di lingkungan yang sangat perempuan friendly," katanya. "Jadi keluarga saya, bapak-ibu mendukung saya. Di keluarga ibu saya, semua perempuannya bekerja."

    Baca juga: Kartini di Mata Najwa Shihab: Ibu Kita Harum Namanya

    Retno mengakui dia berkarier pada bidang yang didominasi kaum Adam. "Orang bilang diplomat itu bidang pekerjaannya laki-laki karena tidak kenal batas waktu dan ruang serta dinamika mobilitasnya sangat tinggi," ujarnya. Namun demikian, Retno bersyukur karena banyak juga diplomat perempuan yang bisa membuktikan mereka bisa bekerja dengan baik seperti laki-laki.

    Bahkan dari rekrutmen yang dilakukan Kementerian Luar Negeri dalam 10 tahun terakhir, Retno melanjutkan, jumlah diplomat laki-laki dan perempuan seimbang. "Saya menyampaikan apresiasi terhadap kaum laki-laki karena kalau tidak ada laki-laki, yang mau ber-partner dengan perempuan dan memberi kesempatan, akan sulit bagi perempuan mencapai sukses," ujarnya.

    REZKI ALVIONITASARI

    Berita lainnya:
    8 Tanda Anak Siap Ditinggal Sendirian di Rumah
    Tsania Marwa Menangis Gara-gara Telinga Anaknya

    Dian Sastro Gonta-ganti Peran Sampai Akhirnya Jadi Kartini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.